Menu

Mode Gelap

Terbaru · 18 Agu 2018 06:57

Ingin Tidur Lebih Cepat, Lakukan 7 Langkah Ini


 Internet/Ilustrasi Perbesar

Internet/Ilustrasi

Tubuh merasa lelah namun rasa kantuk tak kunjung muncul. Terkadang hal ini yang membuat frustasi. Apalagi, setelah jarum jam menujukkan sudah lewat tengah malam.

Sedangkan esok hari ada segudang pekerjaan yang menanti. Agar tubuh bisa berfungsi dengan baik, tidur yang cukup adalah syarat mutlak.

Penasihat Kesehatan Laman Men’s Health, William Winter mengatakan, kualitas tidur yang buruk dapat mengganggu sistem pembuangan limbah di otak. Inilah yang akan

meningkatkan risiko Alzheimer, menurunkan kemampuan berpikir, memahami emosi orang lain, dan beresiko gangguan psikologi.

“Kualitas tidur yang buruk dan kuantitas tidur yang kurang tentu akan mempengaruhi setiap organ tubuh kita,” ucap

Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi otak tetapi juga semua organ tubuh lainnya. Beberapa studi jangka panjang menyimpulkan bahwa kurang tidur juga meningkatkan

risiko hipertensi, kegemukan, dan diabetes.

Berikut adalah beberapa cara yang mungkin bisa dicoba untuk mendapatkan tidur lebih cepat :

1. Makan makanan yang manis.

Riset baru dari Jepang menemukan bahwa senyawa aktif dalam tubuh dapat mengurangi stres dan memicu kantuk. Riset tidur yang dilakukan pda hewan pengerat ini menemukan bahwa senyawa aktif tersebut bernama octacosanol.

Peneliti mengatakan bahwa stres adalah faktor utama yang menghambat tidur dan suplemen octacosanol telah terbukti aman pada manusia. Otacosanol dapat digunakan sebagai terapi efektif untuk orang yang menderita insomnia akibat stres. Senyawa ini juga ditemukan pada makanan lain, termasuk kulit padi, biji gandum, dan lilin lebah.

Baca juga :   Gardening Projects Help Children Flower

2. Minum susu hangat sebelum tidur merupakan resep yang dipercaya turun temurun untuk membuat tidur lebih nyenyak.

Makanan yang mengandung triptofan- termasuk putih telur dan biji labu- sebaiknya sering kita konsumsi jika memiliki masalah insomnia. “Kalsium susu juga memberi

manfaat penyerapan triptofan ke otak. Susu mengandung protein laktalbumin. Protein ini mengandung triptofan asam amino dalam jumlah tinggi, yang menghasilkan melatonin, hormon yang menginduksi tidur,” kata Winter.

3. Berhenti menggunakan sleep tracker

Sekitar 10 persen penduduk Amerika memakai penghitung kebugaran atau tidur (fitness atau sleep tracker) secara teratur, yang memungkinkan mereka mengetahui apa sebenarnya yang terjadi saat mereka merasa lelah. Itu bukan kebiasaan yang baik.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine, mereka yang menggunakan sleep tracker justru membuat tekanan untuk mencapai jumlah tidur yang cukup dan meningkatnya kecemasan yang disebabkan oleh diri sendiri.

Bukannya santai di tempat tidur dan membiarkan kantuk datang, kita malah akan sering melihat sleep tracker saat tidak bisa tertidur hingga tak sadar waktu akan menjelang pagi. Para peneliti menyebut kondisi ini “orthosomnia,” kondisi dimana kita terlalu asyik untuk menyempurnakan atau memperbaiki data tidur mereka.

Baca juga :   PKK Butur Gelar Lomba Religi

4. Berada di tempat tidur saat siap untuk tidur

Jika pernah menemukan diri anda berbaring di ranjang namun tidak bisa tertidur. Berarti anda telah mengalami suatu kondisi yang menurut para ahli disebut dengan “kondisi bergairah”. Melakukan berbagai kegiatan di tempat tidur, seperti mengecek media sosial atau mengirim pesan, akan melatih otak untuk membuat kita tetapterjaga di tempat tidur. Jadi, buatlah tempat kamar benar-benar menjadi tempat untuk tidur.

5. Belajar beristirahat

Riset tahun 2008 yang didanai oleh National Institute of Mental Health mengenai efek berbaring di tempat tidur dengan mata tertutup, menemukan bahwa ketika beristirahat, beberapa neuron otak Anda dimatikan. Hal ini sama dengan apa yang terjadi dalam tidur ketika neuron menghentikan aktivitas.

National Sleep Foundation juga mengatakan bahwa istirahat bisa mengurangi stres, memperbaiki mood, dan meningkatkan kewaspadaan, kejernihan mental, kreativitas, dan motivasi. Namun, manfaat yang nyata dari tidur nyenyak tetap tidak sebanding dengan beristirahat sambil berbaring. Tidur nyenyak dapat bermanfaat bagi pemulihan kognitif, kemampuan memori meningkat, dan regulasi hormon.

Baca juga :   Ingin Tetap Awet, Begini Cara Menyimpan Smartphone Yang Tak Terpakai

“Manfaat beristirahat dan tidur dalam beberapa kasus tidak dapat dibedakan,” kata Winter.

Manfaat tersebut bisa dapatkan meskipun hanya dengan tidur siang. Tidur adalah pilihan terbaik untuk memulihkan pikiran dan tubuh. Namun jika tidur tetap sulit dilakukan, bisa menenangkan pikiran Anda dengan mengatakan kepada diri sendiri bahwa hanya beristirahat saja membuat otak santai. AC kerap jadi solusi menyejukkan hunian panas di perkotaan.

6. Nyalakan pendingin ruangan

Riset menemukan bahwa tidur dengan suhu dingin dapat membuat tidur Anda lebih nyenyak. Ini membantu menurunkan suhu inti tubuh Anda dan memicu proses yang membuat Anda tertidur. Ilustrasi meditasi di bawah pohon(Dmytro Shestakov)

7. Meditasi

Terkadang otak membutuhkan sedikit bantuan dan bimbingan untuk tertidur, dan meditasi adalah tren tidur yang diakui banyak orang sangat membantu.

Sebuah riset tahun 2015 di JAMA menemukan bahwa meditasi penuh membantu memperbaiki kualitas tidur pada orang dewasa dengan mengurangi “kekhawatiran, kebimbangan, dan gangguan suasana hati.

Penulis : Ariska Puspita Anggraini
Sumber : Kompas.com/menshealth

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Tim Penilai PKK Koltim Lakukan Penilaian di Desa Lalosingi

14 Juni 2024 - 22:27

Pemkab Koltim Fokus Tingkatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi

4 Juni 2024 - 20:21

PT Vale Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Luwu

7 Mei 2024 - 12:17

Peringati Hari Ibu, Sekda Sultra Ajak Semua Pihak Hargai Perjuangan Perempuan

23 Desember 2023 - 07:51

Kelola Sampah secara Terpadu, Antam Gagas Program Momahe

11 Desember 2023 - 17:31

sultrakita.com, Pengelolaan Sampah Antam

Serikat Pekerja PT Antam UBPN Kolaka Bantu Rakyat Palestina

8 Desember 2023 - 17:17

Trending di Terbaru