Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 21 Apr 2022 11:55

18 Desa di Sultra Masuk 500 Besar ADWI 2022


 Kepala Dinas Pariwisata H. Belli Tombilli saat memberikan sambutan. Foto Dok Biro Admin Pemprov Sultra. Perbesar

Kepala Dinas Pariwisata H. Belli Tombilli saat memberikan sambutan. Foto Dok Biro Admin Pemprov Sultra.

SULTRAKITA.COM, KENDARI – Sebanyak 18 desa wisata di Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil masuk dalam 500 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Anugerah Desa Wisata Indonesia merupakan ajang pemberian penghargaan kepada Desa-Desa Wisata yang memiliki prestasi dengan kriteria-kriteria penilaian dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Baparekraf RI.

Event ini bertujuan menjadikan Desa Wisata Indonesia sebagai Destinasi Pariwisata berkelas Dunia dan berdaya saing tinggi.

Kepala Dinas Pariwisata H. Belli Tombili mengatakan, tahun 2021 ADWI mengangkat tema Indonesia Bangkit. Tema ini diharapkan dapat mendorong semangat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Desa Wisata untuk kembali bangkit pasca pandemi Covid 19.

Di Tahun tersebut jumlah peserta Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 sebanyak 1.831 Desa Wisata yang tersebar dari Sabang hingga Marauke.

Untuk Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki perwakilan sebanyak 25 Desa Wisata, empat Desa Wisata diantaranya lolos ketahap kurasi (500 besar), yang terdiri dari Desa Wabula Kabupaten Buton. Limbo Wantiro, Kota Baubau. Liya Togo, Kabupate Wakatobi dan Desa Sani-sani, Kabupaten Kolaka.

“Berdasarkan hasil penilaian dewan juri maka, Desa Wisata Liya Togo keluar sebagai juara 2 terbaik Desa Wisata dengan Kategori Toliet Umum,” ujarnya.

Baca juga :  Kapolda Sulsel Apresiasi Komitmen PT Vale

Pria yang akrab disapa Belli ini menjelaskan, untuk tahun 2022 jumlah peserta ADWI mengalami peningkatan sebanyak 3.419 Desa Wisata dari 34 Provinsi di Indonesia.

Provinsi Sulawesi Tenggara mengalami peningkatan sebanyak 79 Desa Wisata dari tahun sebelumnya sebanyak 25 Desa Wisata di Sulawesi Tenggara.

“Meningkatnya partisipasi Desa Wisata di Sulawesi Tenggara pada ajang ADWI 2022 merupakan buah dari komitmen Dinas Pariwisata Provinsi bersama Dinas Pariwisata Kabupaten dan Kota se Sulawesi Tenggara, dalam pengembangan Desa Wisata sebagai wisata alternatif yang ramah dengan alam serta melibatkan partisipasi masyarakat lokal,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan penilaian Dewan Juri dari 7 Kategori penilaian, klasifikasi Desa Wisata dan kelengkapan melalui data melalui website Jadesta.com, telah menghasilkan 500 Desa Wisata dari 34 Provinsi di Indonesia.

Untuk perwakilan Sultra yang lolos ketahap kurasi (500 besar) sebanyak 18 Desa Wisata, yakni, kabupaten Buton Desa Wisata Wabula. Kabupaten Buton Desa Wisata Wasuemba. Buton Tengah Desa Wisata terapung. Kolaka Desa Wisata Sani-sani. Kolaka Desa Wisata Pantai Tamborasi.

Selain itu, kabupaten Kolaka Utara Desa Wisata Tinukari Adventure. Konawe Selatan Desa Wisata Air Terjun Moramo Sumber Sari. Konawe Utara Desa Wisata Kuliner Ulu Sawa. Konawe Utara Desa Wisata Labengki.

Baca juga :  Berkas Kandidat Calon Rektor USN Diserahkan ke Senat

Kabupaten Muna Desa Wisata kampong Tenun Masalili. Muna Barat Desa Wisata Santiri. Wakatobi Desa Wisata Kahianga. Wakatobi Desa Wisata Kallo Soha.

Serta kabupaten Wakatobi Desa Wisata Tanomeha Mangrove Park. Kota Baubau Desa Wisata Limbo Bungi. Kota Baubau Desa Wisata Limbo Wolio. Kota Baubau Desa Wisata Limbo Wasamparona. Terakhir Kota Baubau Desa Wisata Limbo Wantiro.

“Jadi Desa Wisata yang telah lolos ketahap kurasi 500 besar akan melalui penilaian kembali oleh Dewan juri untuk diseleksi ke tahap selanjutnya,” jelasnya.

Atas pencapaian tersebut, Ia mengucapkan selamat kepada para kepala desa, kelompok sadar wisata (pokdarwis) dan para pendamping desa yang desanya masuk dalam 500 besar desa wisata pada ADWI 2022.

“Alhamdulillah 18 desa wisata Sultra masuk 500 besar ADWI 2022. Selamat buat 18 desa wisata. Fight untuk masuk ke jenjang yg lebih tinggi. Big thanks untuk tim Dispar Sultra dan tim dispar kabupaten kota se Sultra,” tandasnya. (Ikl)

Artikel ini telah dibaca 189 kali

Baca Lainnya

Vale Indonesia Perkuat Kapasitas Petani Binaan di Morowali Melalui Pelatihan Pertanian Organik Berkelanjutan

24 Oktober 2026 - 12:10

Antam dan Polres Kolaka Tanam Cemara Laut di Pomalaa, Kurangi Dampak Debu

23 Oktober 2026 - 21:01

Vale Indonesia Intensif Tangani Karhutla di Wilayah IGP Pomalaa

23 Oktober 2026 - 11:03

Vale Indonesia Perkuat Kemandirian Masyarakat dan Ekonomi Lokal melalui PPM Expo 2026 di IGP Pomalaa

21 Oktober 2026 - 14:01

Rektor USN Kolaka Resmikan Wirausaha Digital 2026, Perkuat Sinergi Kampus dan Dunia Usaha

20 Oktober 2026 - 09:55

ANTAM Kolaka Berbagi Pengetahuan Ekonomi Biru di Seminar Nasional Oseanografi UHO

19 Oktober 2026 - 16:49

Trending di Berita Utama