Menu

Mode Gelap

Terbaru · 9 Apr 2019 00:34

Korsek Bawaslu Wakatobi Bakal Dilapor ke DKPP


 Koordinator Sekretariat Bawaslu Wakatobi saat berargumen dengan salah satu kuasa hukum PPNPNS Perbesar

Koordinator Sekretariat Bawaslu Wakatobi saat berargumen dengan salah satu kuasa hukum PPNPNS

SULTRAKITA.COM, WAKATOBI – Lantaran diduga melakukan pelanggaran kode etik, Koordinator Sekretariat (Korsek) Bawaslu Wakatobi La Ode Yusuf, bakal dilapor di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Hal ini terkait rekruitmen Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Sipil (PPNPNS) pada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Wakatobi beberapa waktu lagi.

Menurut La Ode Herlianto kuasa hukum Iki Saputra dan Jamriono (peserta rekruitmen PPNPNS Bawaslu Wakatobi), indikasi pelanggaran kode etik dapat dilihat sejak awal proses seleksi dimulai.

Dimana Korsek Bawaslu Wakatobi La Ode Yusuf, melakukan tahapan tes tertulis diluar jadwal yang telah ditentukan oleh Bawaslu Wakatobi.

“Tes tertulis diadakan pada tanggal 10 sampai 11 Februari, yang seharusnya masih proses seleksi berkas dan administrasi calon peserta. Perubahan jadwal ini diketahui peserta melaui pesan singkat dari panitia,” ungkap Herlianto, Senin (8/4).

Berikutnya pada tahap pengumuman hasil seleksi juga terdapat kejanggalan. Dalam usulan Korsek Bawaslu Wakatobi ke Sekretaris Bawaslu Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terdapat delapan orang yang dinyatakan lulus.

Baca juga :   Peduli Masyarakat, Abdul Razak Bagi Sembako

Namun setelah SK dikeluarkan Sekretaris Bawaslu Sultra, hanya tujuh orang yang dinyatakan lulus. Salah satu peserta dianulir karena tidak memenuhi syarat.

“Inikan rancu, kalau tidak memenuhi syarat, kenapa bisa lolos dalam seleksi administrasi, bukankah ada ferivikasi awal, ini jelas ada kelalaian dari Korsek Bawaslu Wakatobi selaku penanggungjawab seleksi,” jelas Herlianto.

Lanjut Herlianto, Kuasa Hukum mewakili peserta seleksi (pelapor) akan mengajukan laporan ke DKPP agar membatalkan semua tahapan rekruitmen PPNPNS Bawaslu Wakatobi, karena terindikasi ada permainan.

“Kalau ini juga terdapat kerugian materiil dan inmateril yang melanggar hukum maka kami akan proses ke pidana ataupun perdata,” tutupnya.

Sementara itu, Korsek Bawaslu Wakatobi La Ode Yusuf menyebutkan, rekrutmen PPNPNS sudah sesuai mekanisme, perubahan jadwal dilakukan hanya untuk menyesuaikan dengan jadwal kegiatan lainnya.

“Terkait peserta yang tidak SK-kan itu kewenangan Provinsi, Korsek Bawaslu Wakatobi sebatas mengusulkan,”. kata Yusuf saat dikonfirmasi. (UH)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

Peringati Hari Ibu, Sekda Sultra Ajak Semua Pihak Hargai Perjuangan Perempuan

23 Desember 2023 - 07:51

Kelola Sampah secara Terpadu, Antam Gagas Program Momahe

11 Desember 2023 - 17:31

sultrakita.com, Pengelolaan Sampah Antam

Serikat Pekerja PT Antam UBPN Kolaka Bantu Rakyat Palestina

8 Desember 2023 - 17:17

PT Vale Raih CSA Awards 2023 Kategori The Best Materials Sector on the Main Board

24 November 2023 - 14:15

CSA Award

Pusat Karir USN Kolaka Gelar Pelatihan Penulisan Artikel bagi Mahasiswa

18 November 2023 - 17:32

Pusat Karir USN Kolaka Gelar Pelatihan Penulisan Artikel bagi Mahasiswa

PT Vale Raih Peringkat Gold Laporan Keberlanjutan Terbaik di Asia Sustainability Reporting Rating 2023

7 November 2023 - 14:45

Wakil Presiden Direktur PT Vale Adriansyah Chaniago
Trending di Terbaru