Menu ✖

Mode Gelap

Terbaru ยท 2 Mar 2020 16:08

DPRKPP Sultra Sosialisasi Rumah Tahan Gempa


DPRKPP Sultra Sosialisasi Rumah Tahan Gempa Perbesar

SULTRAKITA.COM, KENDARI – Sulawesi Tenggara merupakan salah satu daerah berpotensi terhadap bencana alam, salah satunya gempa. Untuk itu, rumah menjadi salah satu yang rawan terjadinya gempa, karena rentan rubuh. Untuk meminimalisir dampak yang terjadi, rancangan rumah perlu menyusuaikan agar bisa tahan terhadap gempa.

Menyadari hal tersebut, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Provinsi Sultra mulai menhelat sosialisasi rumah tahan gempa berbasis masyarakat, di salah satu hotel di Kendari. Kegiatan yang dihelat sejak 27 hingga 28 Februari 2019 dihadiri Asisten II Pemprov Sultra Suharno dan pemateri dari BMKG Kendari Rosa Amelia, BASARNAS Kendari, Koordinator Prodi Pasca Sarjana Manajemen Rekayasa UHO Abdul Kadir dan Kepala Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Unhas Prof Wihardi Tjaronge, serta Kepala Bidang Rumah Umum Dinas DPRKPP Budiman.

Asisten II Pemprov Sultra Suharno mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini sangat bermanfaat untuk diikuti, karena bisa meminimalisir rumah rubuh akibat gempa.

“Bencana gempa memang tidak dapat diprediksi kapan terjadinya, jadi ini merupakan tanggung jawab moral kita semua, agar masyarakat bisa mengetahui cara mendesain rumah yang tahan terhadap gempa,” ujarnya.

Baca juga :   Jadi Icon Pariwisata, Pemda Wakatobi Abaikan Kebersihan di Pelabuhan Panggulubelo

Sementara itu, Ketua Panitia Rahmad Hadiatullah mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan kepada peserta terkait dan pengembang perumahan dalam memahami konstruksi pembangunan rumah tahan gempa, agar jumlah korban disebabkan oleh bangunan yang rubuh.

“Kami ingin memberikan pemahaman konstruksi pembangunan sehingga ketika terjadi bencana gempa bumi, rumah tidak mengalami kerusakan parah bahkan roboh. Karena diketahui, kebanyakan korban diakibatkan oleh robohnya rumah ketika gempa terjadi.

Ketua Panita Sosialisasi  Rahmat Hadiatullah Andigowa  S.S.T.P. M. A. P

Ia menambahkan, dengan adanya pemahaman tentang rumah tahan gempa berbasis masyarakat
kerusakan bangunan diakibatkan oleh bencana alam disebabkan oleh mutu bahan yang rendah dan teknik membangun tidak sesuai dengan kaidah konstruksi bisa diminimalisir.

Pria yang akrab disapa Rahmat berharap, agar kedepan warga bisa menerapkan konstruksi bangunan rumah agar korban akibat gempa yang disebabkan oleh kontruksi bangunan yang tidak sesuai struktur bangunan tahan gempa tidak ada lagi. (man)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

Baca Lainnya

Delapan Bulan, Kejari Kolaka Torehkan Capaian Penegakan Hukum

1 September 2026 - 21:05

Perkuat Promosi Investasi dan Produk Lokal, Antam Tampilkan Potensi Nikel Kolaka di APKASI Expo 2026

31 Agustus 2026 - 09:11

Dukung Kolaka Bersih, Perumda Aneka Usaha Serahkan Motor Sampah di Lamokato

10 Agustus 2026 - 11:01

PT Vale IGP Pomalaa Edukasi Warga Pesouha Terapkan PHBS untuk Cegah DBD

25 Juni 2026 - 13:40

PLN dan ANTAM Perkuat Sinergi Jaga Keandalan Listrik

12 Mei 2026 - 11:45

PT Vale Perkuat Hilirisasi Hijau dan Ekonomi Rakyat di HUT ke-62 Sulawesi Tenggara

26 April 2026 - 11:39

Trending di Terbaru