Menu

Mode Gelap

Terbaru · 12 Mar 2018 10:51

RS Siloam Buton Ajak Masyarakat Cegah Penyakit Gagal Jantung


RS Siloam Buton Ajak Masyarakat Cegah Penyakit Gagal Jantung Perbesar

SULTRAKITA.COM, BAUBAU– Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Berdasarkan data dari WHO tahun 2012 lalu menyebutkan 17,5 juta orang yang meninggal disebabkan oleh penyakit gagal jantung.

Untuk itu, Rumah Sakit Siloam Buton mengajak masyarakat mulai mencegah penyakit gagal jantung secara dini.

Spesialis Jantung Rumah Sakit (RS) Siloam Buton dr. Firman Leksmono mengatakan, penyebab gagal jantung adalah terjadinya tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, penyakit katup jantung, penyakit otot jantung, penyakit jantung bawaan, kelainan irama jantung, alkoholisme, anemia, hormon, tiroid.

“Gagal jantung sindrom klinis kompleks disebabkan oleh ketidakmampuannya jantung, berupa gangguan pengisian maupun kegagalan pemompaan jantung,” ujarnya saat menggelar Media Gathering.

Ia menjelaskan, salah satu cara terhindar dari resiko penyakit jantung  yakni menjaga pola makan, melakukan olah fisik dengan rutin berolahraga.

” Olah raga yang perlu dilakukan itu sebanyak tiga hingga empat kali dalam seminggu. Olah raga yang dianjurkan bagi kesehatan jantung yakni berlari, jogging, renang, dan bersepeda, serta hal lain yang perlu dihindari yakni rokok dan minuman beralkohol,” paparnya.

Baca juga :   Visi Paslon Bupati Wakatobi Abaikan Kepentingan Petani

Pria yang akrab disapa Firman ini menambahkan, bagi masyarakat yang tekena penyakit tersebut tidak perlu lagi khawatir. Sebab, saat ini fasilitas di RS Siloam sudah memiliki sarana dan prasarana penunjang pemeriksaan dan penanganan penyakit gagal jantung diantaranya tes darah, Pemeriksaan Elektrokardiogram (EKG), dan Pemeriksaan Ekokardiogram.

“Untuk sarana dan prasarana penanganan penyakit gagal jantung di Rumah Sakit Siloam sudah lengkap. Mulai penanganan di UGD bagi pasien gagal jantung akut. Dan bagi pasien dengan kondisi berat kita akan langsung rawat ke ICU, bahkan dipantau dua hingga 3 hari serta rawat jalan. Selain itu dikontrol terus oleh dokter jantung,” tandasnya. (hs)

Artikel ini telah dibaca 85 kali

Baca Lainnya

Kampanye Narasi Keberlanjutan, PT Vale Tegaskan Komitmen Good Mining Practices dan Keterbukaan Informasi Lewat Uji Kompetensi Wartawan

3 Februari 2026 - 21:13

PT Vale IGP Pomalaa Dorong Nilai Tambah Kakao Melalui Pelatihan Pengolahan di Desa Silea

2 Oktober 2025 - 12:02

Meriahkan HUT RI, Dispora Kolaka Gelar Lomba Tarik Tambang

14 Agustus 2025 - 19:21

Diduga Ada Unsur Kesengajaan, Bakar Sampah Jadi Teror Ke Tetangga di Bukaka

12 Agustus 2025 - 06:58

BPBPK Sultra Tinjau Langsung Lokasi Pembangunan SPAM IKK Ladongi

1 Agustus 2025 - 18:15

Pengurus Baru Dilantik, PGRI Kolaka Berjuang Tingkatkan Kualitas Pendidikan

24 Juli 2025 - 15:27

Trending di Berita Utama