Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 6 Agu 2024 19:05

Dialog Ngomong Politik Digelar, Peran Pers Di Pilkada Disoal


Dialog Ngomong Politik Digelar, Peran Pers Di Pilkada Disoal Perbesar

SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Peran Pers dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dibahas dan disoal dalam dialog Ngomong Politik (Ngopi) yang digelar oleh Media Boneku di Bunir Cafe, Selasa (6/8).

Dialog diikuti perwakilan Jurnalis media cetak, elektronik maupun online, dipandu Bahtiar Parenrengi sebagai Moderator dan menghadirkan Narasumber dari KPU dan Bawaslu Bone, serta Ketua Lembaga Pers se-Kabupaten Bone, diantaranya Ketua Jurnalis Online (Join) Andi Trisna.

Ketua Wartawan Independen Bone (WIB) Eka Handayani, ketua Kunderuz Bone Anto Syambaniadam, dan Sekertaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bone Agustapa, Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan, serta Komisioner KPU zainal dan Komisioner Bawaslu Nur Alim.

Sekertaris Umum PWI Kabupaten Bone Agustapa memaparkan mengenai empat kekuatan Politik di dunia demokrasi, yaitu Eksekutif, Legislatif, Yudikatif termasuk Media/pers.

“Pers bisa dikatakan sebagai pilar keempat demokrasi selain lembaga Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif. Dalam UU No 40 Tahun 1999 pada Pasal 3 ayat 1 disebutkan bahwa pers mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, kontrol sosial, juga lembaga ekonomi,” jelasnya.

Baca juga :   Andi Islamuddin Tegaskan Delapan Program Prioritas Pemda Bone

Ia juga menuturkan bahwa Pers turut andil dalam menyukseskan pilkada, memberikan informasi menyeluruh dan berimbang serta edukasi bagi masyarakat.

“Pers mampu mewujudkan Pilkada yang berkualitas, terpenuhinya hak masyarakat untuk memilih dan dipilih, tegaknya supremasi hukum, tegaknya keadilan dan kebenaran, dan terpilihnya kepala daerah dan wakil kepala daerah yang sesuai dengan harapan masyarakat,” ujar Agus.

Sementara itu Ketua DPRD Bone, Irwandi Burhan juga turut angkat bicara mengenai peran media di Pilkada, dikatakannya Pers sebagai sumber informasi yang valid harus selalu melaksanakan fungsi Pers itu sendiri dalam mengawal Pilkada.

“Tantangan Pers saat ini adalah dengan maraknya Media Sosial yang mudah diakses, sehingga masyarakat kita banyak yang tidak bisa membedakan mana pemberitaan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan (hoax) dan yang mana informasi valid dari Pers,” tuturnya.

Senada Komisioner KPU Bone Zainal mengatakan, semua tahapan pilkada harus disampaikan kepada masyarakat dan itu juga membutuhkan kerja sama Pers untuk disosialisasikan sebagai langkah yang transparans dan akuntabilitas

Baca juga :   Toyota Expo 2022 Pameran Otomotif Terbesar, Hadirkan Line Up Kendaraan Terbaik dari Kalla Toyota

“Selain memberikan edukasi, Insan pers punya tugas dan peran diluar dari individu-individunya. Pers adalah bagian ujung tombak dari informasi dan ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan hingga sampai saat ini keberadaan Media/Pers sangat dibutuhkan,” ucapnya.

Terakhir, Komisoner Bawaslu Bone Nur Alim berharap kehadiran Pers sebagai Pilar Demokrasi tetap terdepan dalam kontrol sosial dan menyampaikan berita yang berimbang.

“Kami berharap Pers dapat menyampaikan informasi-informasi kepada masyarakat sebagai penyambung lidah kami, juga menginformasikan mengenai pencegahan pelanggaran dalam Pilkada,” tutupnya. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 224 kali

Baca Lainnya

Solidaritas Kemanusiaan, PT Vale Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

24 Agustus 2026 - 16:05

Rangkaian HUT ke-58 PT Vale Perkuat Ekosistem UMKM di Kolaka

24 Agustus 2026 - 13:15

PT Vale Bersama Kodim 1412 dan Pemkab Kolaka Wujudkan Hunian Layak dan Perkuat Akses Kesehatan

23 Agustus 2026 - 18:15

IPIP Bantu Penanganan Kebakaran Lahan di Desa Sopura, 11 Personel dan Dua Unit Damkar Dikerahkan

21 Agustus 2026 - 15:50

Dorong Serapan Lulusan ke Dunia Kerja, SMKN 9 Kolaka Perkuat Kolaborasi Industri 

19 Agustus 2026 - 21:16

Dikbud Sultra Apresiasi SMKN 9 Kolaka Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Industri

19 Agustus 2026 - 19:29

Trending di Berita Utama