Menu ✖

Mode Gelap

Sulselkita · 30 Sep 2024 09:33

Awasi Medsos, Bawaslu Bone Bentuk Tim Siber


Awasi Medsos, Bawaslu Bone Bentuk Tim Siber Perbesar

SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Sebagai bagian dari pengawasan konten Media Sosial (Medsos), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bone membentuk Tim Fasilitasi (Timfas) Pengawasan Konten Internet (Siber).

Ketua Timfas Pengawasan Siber Bawaslu Bone Vivin Sanjaya mengungkapkan, ada beberapa materi atau konten yang dilarang untuk dijadikan bahan kampanye di internet, sebagaimana diamanahkan dalam undang-undang Pilkada Pasal 69 huruf b dan c.

Pada Pasal 69 huruf dijelaskan, dalam kampanye dilarang menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, Calon Gubernur, Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati, Calon Wakil Bupati, Calon Walikota, Calon Wakil Walikota, dan atau Partai Politik.

Kemudian di huruf c diuraikan juga bahwa peserta Pilkada dilarang melakukan kampanye berupa menghasut, memfitnah, mengadu domba Partai Politik, perseorangan dan atau kelompok masyarakat.

“Konten-konten tersebut dapat disebut juga black campaign dan akan menjadi fokus pengawasan Timfas Siber Bawaslu Bone,” jelas Vivin, Senin (30/9).

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas juga Penanggungjawab Timfas Pengawasan Siber Muhamad Aris menambah pelanggaran atas ketentuan larangan kampanye tersebut merupakan tindak pidana dan dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca juga :   Amure Hadiri Wisuda Tahfidz Pondok Pesantren Al Ma'arif Bilae, Ini Tanggapannya

“Untuk sanksinya, berdasarkan regulasi bahwa setiap orang yang dengan sengaja melanggar ketentuan larangan pelaksanaan Kampanye sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69 huruf a, huruf b, huruf c, huruf d, huruf e, atau huruf f dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) bulan atau paling lama 18 (delapan belas) bulan dan atau denda paling sedikit Rp 600.000.00 (enam ratus ribu rupiah) atau paling banyak Rp 6.000.000.00 (enam juta rupiah),” ungkap Aris.

Ditempat berbeda, Ketua Bawaslu Bone Alwi menyampaikan, kendatipun kampanye iklan media massa cetak dan media massa elektronik baru dimulai minggu tanggal 10 november 2024, namun Bawaslu Bone terus melakukan upaya pencegahan agar setiap materi konten kampanye sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Karena perlu dipahami bersama bahwa konteks berita bohong dan menyesatkan terkategori pelanggaran undang-undang ITE,” tutup Alwi. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 48 kali

Baca Lainnya

UMKM Binaan PT Vale Unjuk Produk di Kriyanusa 2026

27 September 2026 - 16:35

Sekda Baubau Buka Mubes I KK-Buteng: Tonggak Sejarah Perkuat Silaturahmi Sara Patanguna

27 September 2026 - 08:30

PT Vale Bangun Fire Shelter Pertama di Kecamatan Bungku Timur, Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran

26 September 2026 - 15:45

Proyek Hilirisasi Ayam Mulai Digarap di Bone, Mentan Amran Target Rampung 2027

25 September 2026 - 11:01

PT Vale Tegaskan Komitmen Tata Kelola, Keselamatan, dan Kepatuhan Operasional di Pomalaa

24 September 2026 - 11:33

Teknologi dan Praktik Berkelanjutan PT Vale Dorong Transformasi Industri Pertambangan di Morowali

22 September 2026 - 18:17

Trending di Berita Utama