SULTRAKITA.COM, TANGERANG — Prestasi gemilang diukir oleh Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Athirah Bone di kancah nasional. Tim sekolah ini berhasil meraih Juara 1 Nasional Kategori Film Pendek dalam Olimpiade TIK dan Informatika Nasional (OTN) 2025.
Malam penganugerahan yang digelar di ICE BSD, Tangerang, pada Sabtu (25/10) itu pun menjadi saksi kemenangan yang membanggakan.
Kemenangan ini diraih berkat karya tiga siswa berbakat: Aliya Ramadhani Abdullah, Muhammad Ravief Radithya Kahar (Kelas VIII Ar Rafi), dan Syazani Zalikha Bismar (Kelas VIII Ar Rasyid).
Dalam ajang bergengsi yang berlangsung pada 23-26 Oktober 2025 itu, mereka sukses mengungguli peserta dari berbagai penjuru Indonesia, dengan mengangkat Film pendek berjudul “SIPAKAINGE”.
Film ini terinspirasi dari filosofi luhur Bugis Sipakainge, yang berarti saling mengingatkan dalam kebaikan: Menyuguhkan perpaduan apik antara kearifan lokal dan kemajuan teknologi.
Berkisah tentang Andi Tenri, seorang wanita yang bekerja di Museum La Pawawoi, film ini menggambarkan bagaimana ia memotivasi generasi muda untuk melestarikan budaya Bugis yang kaya melalui video informatif.
SIPAKAINGE tidak sekadar tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana teknologi menjadi jembatan untuk mengingatkan kita pada identitas dan nilai-nilai luhur budaya.
Mutiara, S.Pd, pendamping tim, tidak menyembunyikan rasa syukur dan bangganya. Ia cukup terkejut sekaligus sangat bersyukur ketika nama tim SMP Athirah Bone diumumkan sebagai juara 1.
“Ini adalah buah dari kerja keras dan dukungan semua pihak. Selamat yang tak terhingga untuk anak-anak hebat kami,” ujarnya.
Terpisah, Kepala SMP Islam Athirah Bone menegaskan bahwa prestasi ini adalah bukti nyata komitmen sekolah.
“Alhamdulillah, ini membuktikan komitmen kami dalam mengembangkan potensi bernalar ilmiah, TIK, dan kreativitas digital siswa di tingkat nasional,” tuturnya.
OTN 2025 yang dihelat oleh IGTIK PGRI bersama KOGTIK mengusung semangat “Technology For New Era”. Kompetisi ini merupakan wadah strategis bagi generasi muda Indonesia untuk menyalurkan kreativitas dan inovasi digital. (WRD)






