SULTRAKITA.COM, KOLAKA – Pemerintah Kabupaten Kolaka bersama PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) resmi melepas 25 peserta Batch 1 Program Pembelajaran Bahasa Mandarin dan magang ke Tiongkok, di Aula Kantor Bappeda, Jumat (5/6/2026).
Program peningkatan kompetensi internasional tersebut merupakan hasil kerja sama Pemkab Kolaka dan PT IPIP dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal yang mampu bersaing di tengah pesatnya perkembangan investasi dan industrialisasi di Kabupaten Kolaka.
Bupati Kolaka, Amri mengatakan, program ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya putra-putri daerah Kolaka diberangkatkan secara resmi mengikuti program pendidikan internasional yang difasilitasi pemerintah daerah bersama dunia industri.
“Program ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas SDM lokal yang unggul, adaptif, dan siap bersaing secara global,” ujar Amri.
Amri menjelaskan, peserta yang diberangkatkan telah melalui serangkaian seleksi mulai dari administrasi, wawancara, tes akademik hingga pemeriksaan kesehatan. Dari 116 pendaftar, sebanyak 25 peserta dinyatakan lolos dan akan diberangkatkan ke Tiongkok pada 10 Juni 2026.
Menurut Amri, keberhasilan program tidak hanya diukur dari kemampuan berbahasa Mandarin yang diperoleh peserta, tetapi juga dari karakter, kedisiplinan, kemandirian, dan tanggung jawab yang akan mereka bangun selama mengikuti pendidikan.
Sementara itu, Vice General Manager Pusat Sumber Daya Manusia Group Industri Nikel Huayou, Li Jin Long, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan SDM lokal agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri modern dan lingkungan kerja internasional.
”Semoga peserta bisa meraih prestasi gemilang. Kami juga berharap agar setelah masa studi, para peserta bisa berkarier di IPIP,” ujarnya.
Para peserta nantinya akan menempuh pendidikan di salah satu universitas vokasi di Provinsi Zhejiang, Tiongkok. Selain mendapatkan pembelajaran Bahasa Mandarin, peserta juga akan memperoleh pengalaman pendidikan dan budaya yang mendukung kesiapan kerja di sektor industri.
Salah seorang perwakilan peserta, Muhammad Risal Arsyad menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan. Ia bersama peserta lainnya berkomitmen untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik daerah, serta membawa pulang ilmu yang bermanfaat bagi kemajuan Kabupaten Kolaka. (*)







