Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 17 Jun 2026 15:27

ANTAM Latih UMKM Pomalaa, Produk Kain Mantik dan Rajut Disiapkan Masuk Pasar Regional


ANTAM Latih UMKM Pomalaa, Produk Kain Mantik dan Rajut Disiapkan Masuk Pasar Regional Perbesar

SULTRAKITA.COM, Kolaka – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) Unit Bisnis Pertambangan Nikel Kolaka memperkuat daya saing pelaku usaha lokal dengan menyiapkan produk kerajinan masyarakat Pomalaa untuk menembus pasar yang lebih luas, termasuk melalui pameran di Makassar.

Upaya tersebut diawali melalui pelatihan pengembangan produk Kain Mantik dan Tali Rajut yang diikuti sekitar 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Aula Gedung Huko-Huko, Kompleks PT ANTAM Pomalaa, Senin (15/6/2026).

Program yang merupakan kolaborasi ANTAM dengan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kolaka itu tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan produksi, tetapi juga mendorong lahirnya produk-produk bernilai ekonomi yang mampu bersaing di pasar.

Peserta dibekali berbagai materi, mulai dari teknik pewarnaan alami, pengembangan motif Kain Mantik, hingga keterampilan membuat beragam produk berbahan tali rajut. Hasil kerajinan tersebut diarahkan menjadi produk siap jual seperti tas, dompet, dan aksesori yang memiliki peluang pasar lebih luas.

Sebagai bagian dari penguatan usaha, peserta juga mendapatkan wawasan mengenai pengembangan produk dan strategi pemasaran, termasuk pemanfaatan platform digital untuk memperluas jangkauan konsumen.

Baca juga :   Antisipasi Lakalantas, Satlantas Polres Bone Pasang Imbauan Di Titik Rawan Kecelakaan

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kolaka, Agus Pamus, menilai pelatihan tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal.

“Pengembangan keterampilan seperti ini sangat penting agar masyarakat mampu menciptakan produk unggulan daerah yang dapat bersaing,” katanya.

Sementara itu, Region CSR & External Relations Sub Division Head PT ANTAM UBP Nikel Kolaka, Muhammad Rusdan, mengatakan penguatan kapasitas UMKM merupakan salah satu fokus perusahaan dalam program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

Menurutnya, pelaku usaha lokal memiliki peluang besar untuk berkembang apabila didukung dengan peningkatan keterampilan, inovasi produk, dan akses pasar yang memadai.

“UMKM memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung dengan peningkatan keterampilan, inovasi produk, serta akses pemasaran,” ujar Rusdan.

Pelatihan yang berlangsung selama sekitar tiga pekan itu diharapkan mampu melahirkan produk-produk kreatif khas Pomalaa yang tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga memperkuat identitas kerajinan daerah.

Sebagai tindak lanjut, karya para peserta direncanakan akan dipromosikan melalui pameran di Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai upaya memperkenalkan produk UMKM binaan ke pasar yang lebih luas. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, serta jajaran PT ANTAM UBP Nikel Kolaka.(bak)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

PT Vale Gelar Promkes DBD di Puubenua, Tekankan Pentingnya Pencegahan dan Penanganan Dini

18 Juni 2026 - 14:13

Kolaborasi PT Vale, Pemda Kolaka dan TNI Hadirkan Layanan Kesehatan Door-to-Door Bagi Warga Baula

15 Juni 2026 - 13:10

Rektor USN Kolaka, Lepas 132 Peserta SIM-B

15 Juni 2026 - 12:10

Budaya Mutu, Jamin Keberhasilan Akreditasi Prodi

12 Juni 2026 - 22:22

PT Vale Bawa Kisah Sukses Pengelolaan Sampah Sorowako ke Forum Lingkungan Internasional

11 Juni 2026 - 19:08

Jalani Asesmen Lapangan, Prodi Geografi USN Optimis Raih Akreditasi Unggul

11 Juni 2026 - 17:58

Trending di Berita Utama