WARTASUAR.COM, KOLAKA – Di tengah derasnya perkembangan zaman, upaya menjaga budaya lokal terus dilakukan. Salah satunya melalui Sultra Tourism Impact 2026, sebuah kegiatan hasil kolaborasi komunitas Waipode Anamonguro 2025–2026 bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Kolaka menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan mempromosikan kearifan lokal melalui workshop edukatif dan kompetisi fashion show.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Kolaka, Asyamti Hasri mengatakan, kegiatan tersebut merupakan inisiatif positif dari anak-anak muda yang patut mendapat apresiasi.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap memberikan dukungan agar program tersebut dapat terlaksana.

Salah satu peserta menampilkan salah satu tenunan saat mengikuti Fashion Show
“Kami memberikan dukungan penuh karena kegiatan ini memiliki tujuan yang baik. Harapan kami, Sultra Tourism Impact dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan. Kami juga berharap ke depan dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk mengembangkan kegiatan ini,” ujarnya.
Menurutnya, Sultra Tourism Impact 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga media untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya dan kearifan lokal kepada generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal, melestarikan, sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Kabupaten Kolaka kepada masyarakat yang lebih luas.
“Kegiatan ini mengajarkan anak-anak untuk mencintai budaya daerahnya, memiliki rasa percaya diri, serta beraktivitas dengan etika yang baik. Mereka juga belajar menjadi duta budaya yang mampu memperkenalkan kearifan lokal Kabupaten Kolaka,” katanya.
Ia menjelaskan, adapun rangkaian acara, panitia menggelar workshop bertema budaya yang membahas pentingnya pelestarian budaya lokal serta cara memperkenalkannya kepada masyarakat. Workshop itu juga menghadirkan finalis Putri Indonesia 2026, Arina, yang berbagi pengalaman mengenai public speaking, etika berkomunikasi, serta cara membangun kepercayaan diri di hadapan publik.
“Kehadiran narasumber yang telah berprestasi di tingkat nasional diharapkan mampu menginspirasi peserta agar terus mengembangkan potensi diri,” tambahnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 31 peserta kategori SD, SMP, SMA dan SMK yang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara, di antaranya Kabupaten Kolaka dan Kota Kendari.
Selain itu, panitia juga menghadirkan sejumlah talenta muda berprestasi, termasuk juara nasional, sebagai bintang tamu untuk memberikan motivasi kepada para peserta.
“Kami memberikan apresiasi atas semangat penyelenggara dan antusiasme peserta menjadi bukti bahwa kreativitas anak muda tetap mampu menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” paparnya.
Ia berharap, Sultra Tourism Impact dapat terus berkembang sebagai ruang kolaborasi bagi generasi muda dalam melestarikan budaya, meningkatkan kepercayaan diri, sekaligus memperkuat promosi pariwisata daerah melalui kreativitas dan inovasi. (Man)







