SULTRAKITA.COM, Kolaka – Bupati Kolaka H.Amri bersama tim meninjau sejumlah SPBU, untuk memantau distribusi BBM sekaligus menindaklanjuti penyebab antrean kendaraan. Peninjauan dilakukan di SPBU Kolakaasi, Baypass, Sabilambo, dan Kilo 2, Kamis (15/10).
Berdasarkan hasil peninjauan tersebut terungkap antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Kolaka dipicu keterlambatan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dari depot ke SPBU, bukan karena kelangkaan Pertalite.
Bupati Amri menjelaskan bahwa proses penyaluran BBM dari depot ke SPBU membutuhkan waktu. Keterlambatan pasokan tersebut berdampak pada antrean kendaraan yang meningkat di sejumlah SPBU.
“Kondisi ini berdampak pada meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah titik pengisian BBM,” katanya.
Melalui peninjauan tersebut, Pemkab Kolaka berharap koordinasi dengan pihak terkait terus ditingkatkan untuk memperlancar distribusi BBM dan menekankan pentingnya memastikan penyaluran BBM bersubsidi sesuai ketentuan dan kebutuhan masyarakat yang berhak menerima.
Selain memantau distribusi, Pemerintah Kabupaten Kolaka juga menyoroti penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran, termasuk bagi pelaku usaha perikanan.
Salah satu penerima rekomendasi BBM jenis solar berdasarkan surat dari Dinas Perikanan Kabupaten Kolaka adalah Irwansyah, pemilik usaha Sinar Windu di Desa Towua, Kecamatan Wundulako.
Usaha tersebut memperoleh alokasi solar sebanyak 205 liter per bulan melalui SPBU 7493508 di Jalan Poros Kolaka–Kendari. */bak)






