Menu

Mode Gelap

Terbaru ยท 16 Mar 2021 08:12

Tarik Minat Wisatawan, Bupati Arusani Ajak Pelaku Ekraf Kembangkan Kain Tenun Busel


Bupati Buton Selatan, La Ode Arusani saat memberikan sambutan pada pelatihan membuat sarung tenun tanpa mesin di Gedung Al Safitri, Batauga, Selasa (16/3/2021). (FOTO: DINAS KOMINFO BUSEL Perbesar

Bupati Buton Selatan, La Ode Arusani saat memberikan sambutan pada pelatihan membuat sarung tenun tanpa mesin di Gedung Al Safitri, Batauga, Selasa (16/3/2021). (FOTO: DINAS KOMINFO BUSEL

SULTRAKITA.COM, BATAUGA – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berupaya meningkatakan perekoniman dan jiwa kewirausahaan para pelaku industri Ekonomi kreatif (Ekraf) dan UMKM. Salah satunya dengan memberikan pelatihan pembuatan sarung dengan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM).

Pelatihan ini dibuka langsung Bupati Buton Selatan, H. La Ode Arusani di gedung Al Safitri, Selasa (16/3/2021). Pelatihan ini rencananya akan dilaksanakan selama dua hari.

Dalam arahannya, bupati menyampaikan bila pelatihan ini adalah salah salah bentuk upaya pemerintah dalam mengembangkan dan meningkatkan SDM di daerah. Terlebih, hasil tenun sangat penting sebagai bagian dari memajukan industri pariwisata.

“Olehnya, hasil-hasil kreatif berupa tenunan harus dikembangkan. Produksi hasil tenunan akan menarik minat wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Melalui pelatihan ini akan memperkaya model, varian, jenis tenunan baru atau mengkombisnasikan warna yang unik,” katanya.

Bupati berharap besar peserta dapat mengikuti pelatihan dengan maksimal sehingga memperoleh pengetahuan yang dapat dikembangkan di kecamatan masing-masing. Ia menitip pesan, apabila ada hambatan dan kendala dapat dikoordinasikan dengan Dinas Pariwisata dan Ekraf Buton Selatan.

Baca juga :   BPBD Wakatobi Ingatkan Masyarakat Waspada Puting Beliung

“Kalau bisa jangan hanya buat sarung, tapi buat juga dengan tas sebagai oleh-oleh bila ada tamu dari luar daerah. Jangan ragu memasarkan, bila produksi banyak maka saya akan beli, bisa juga jual ke sekolah, puskesmas atau tempat lainnya. Selain itu, produksi hasil kerajinan bisa dipajang di rumah kreatif,” katanya.

H. La Ode Arusani juga menyampaikan akan memberikan bantuan modal berupa benang dan alat lainnya. Bantuan ini akan diusahakan pada perubahan anggaran 2021 mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Buton Selatan, La Ode Haeruddin mengharapkan agar peserta pelatihan dapat mmengikuti pelatihan dengan baik.

“Kita juga berharap ada output dari kegiatan dengan membuat desain baru sebagai ikon atau simbol sarung Buton Selatan yang lebih elegan,” katanya.

Sumber: Dinas Kominfo Busel

Artikel ini telah dibaca 77 kali

Baca Lainnya

PLN dan ANTAM Perkuat Sinergi Jaga Keandalan Listrik

12 Mei 2026 - 11:45

PT Vale Perkuat Hilirisasi Hijau dan Ekonomi Rakyat di HUT ke-62 Sulawesi Tenggara

26 April 2026 - 11:39

Hari Bumi 2026, PT Vale Tanam Pohon dan Gaungkan Hemat Energi

22 April 2026 - 19:50

Kampanye Narasi Keberlanjutan, PT Vale Tegaskan Komitmen Good Mining Practices dan Keterbukaan Informasi Lewat Uji Kompetensi Wartawan

3 Februari 2026 - 21:13

PT Vale IGP Pomalaa Dorong Nilai Tambah Kakao Melalui Pelatihan Pengolahan di Desa Silea

2 Oktober 2025 - 12:02

Meriahkan HUT RI, Dispora Kolaka Gelar Lomba Tarik Tambang

14 Agustus 2025 - 19:21

Trending di Berita Utama