Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 28 Des 2023 14:22

Bawaslu Bone Lakukan Pengawasan Logistik di Titik Wilayah Rawan


 Bawaslu Bone Lakukan Pengawasan Logistik di Titik Wilayah Rawan Perbesar

SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Dalam Rangka pengawasan Logistik Pemilu 2024 Bawaslu Bone telah memetakan titik wilayah dengan kondisi geografis yang rentan dengan potensi kerawanan di Kabupaten Bone.

Hal ini diungkapkan Ketua Bawaslu Bone dalam kegiatan publikasi dan dokumentasi dalam tahap pangawasan logistik pemilu 2024 yang digelar disalah satu hotel ternama di kabupaten Bone, jalan Ahmad Yani Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kamis (28/12).

Dibuka oleh Ketua Bawaslu Bone Muhammad Alwi dengan didampingi koordinator divisi Hukum dan Penyelesaian sengketa Rohzali Putra Badaruddin, dihadiri oleh perwakilan Staf Sekertariat Panwaslu Kecamatan bersama awak media.

Ini dilaksanakan guna mensinergikan seluruh proses pengawasan pemilu, sehingga tahapan Demi tahapan dalam menyukseskan serta mengawal pemilu 2024 dapat berjalan lancar.

Khususnya pendistribusian logistik pada daerah -daeerah yang sulit dijangkau hingga memerlukan transportasi khusus untuk membawa persediaan logistik ke daerah tersebut.

Sebagai contoh daerah cenrana dengan kondisi geografis memerlukan penggunaan angkutan transportasi air yaitu perahu,daerah Bontocani yang harus membawa logistik menggunakan motor trail bahkan sampai ke daerah yang mengangkut logistik menggunakan kuda.

Baca juga :  Wali Kota Kendari Serahkan Dana Bergulir Bagi UMK dan Bantuan Sosial di Kelurahan Mandonga

Ketua Bawaslu Bone Muhammad Alwi menyampaikan dalam pengawasan logistik pada daerah dengan potensi rawan maka Bawaslu Bone telah mengantisipasi hal tersebut dengan harapan dapat meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan yang terjadi di lapangan nantinya khususnya dalam hal pendistribusian logistik.

“Fokus pengawasan yang dilakukan Bawaslu beserta seluruh jajaran yaitu bagaimana memastikan proses pendistribusian logistik itu tepat sasaran,tepat waktu, tepat tujuan karena ini akan berimplikasi besar terhadap proses pemungutan suara nanti,belajar dari geografis yang ada Bulan Februari biasnya masuk musim penghujan jadi harus ada antisipasi baik dari sisi penempatan sarana logistik maupun dalam proses pendistribusian,” pungkasnya. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 166 kali

Baca Lainnya

Antam dan Polres Kolaka Tanam Cemara Laut di Pomalaa, Kurangi Dampak Debu

23 Oktober 2026 - 21:01

Vale Indonesia Intensif Tangani Karhutla di Wilayah IGP Pomalaa

23 Oktober 2026 - 11:03

Vale Indonesia Perkuat Kemandirian Masyarakat dan Ekonomi Lokal melalui PPM Expo 2026 di IGP Pomalaa

21 Oktober 2026 - 14:01

Rektor USN Kolaka Resmikan Wirausaha Digital 2026, Perkuat Sinergi Kampus dan Dunia Usaha

20 Oktober 2026 - 09:55

ANTAM Kolaka Berbagi Pengetahuan Ekonomi Biru di Seminar Nasional Oseanografi UHO

19 Oktober 2026 - 16:49

Vale Indonesia Serahkan Enam Rumah Layak Huni bagi Warga di Kolaka

19 Oktober 2026 - 16:15

Trending di Berita Utama