Menu

Mode Gelap

Kolaka · 5 Mar 2021 16:32

BPTP Sultra, Tingkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Petani Kakao di Kolaka Timur


 BPTP Sultra, Tingkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Petani Kakao di Kolaka Timur Perbesar

SULTRAKITA.COM, TIRAWUTA –   Badan Litbang Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Tenggara menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Diseminasi Inovasi Teknologi Budidaya Tanaman Kakao. Kegiatan ini dalam rangka mendukung Program Padat Karya Pertanian di Kecamatan Tirawuta Kabupaten Kolaka Timur, (5/3/2021).

Kegiatan Bimtek diikuti oleh 38 peserta yang terdiri dari petani kakao, Mantri Perkebunan Kec. Tirawuta, Kab. Kolaka Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatan pengetahuan kepada petani kakao, sehingga produktivitas kakao di Kab. Kolaka Timur bisa naik dan pendapatan petani kakao juga meningkat.

Kepala BPP Tirawuta, Ir. Baharuddin, menyambut baik kegiatan ini. Karena pengetehuan dan keterampilan budidaya kakao, sangat dibutuhkan oleh petani kakao di Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur.

“Para peserta dapat mengikuti bimbingan teknis sebaik-baiknya, karena materi ini dibawakan oleh peneliti kakao Badan Litbang Pertanian yang ada di Sulawesi Tenggara,” ucapnya.

Dalam arahannya, Kepala Balitbangtan BPTP Sultra, yang diwakili oleh Ketua Kelompok Pengkajian Sosial Ekonomi Pertanian, Dr. Julian Witjaksono, menyampaikan, dalam upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional di bidang pertanian peningkatan produksi kakao, pemerintah melakukan terobosan kegiatan, salah satunya melalui program padat karya .

Baca juga :   PT Ceria Gandeng Tiga BUMN Percepat Pembangunan Smelter

“Harapannya peserta dapat mengikuti materi kegiatan Bimtek, dengan topik Inovasi Teknologi Budidaya Kakao ini sampai selesai. Serta dalam proses diskusi untuk menyampaikan permasalahan teknis yang berhubungan dengan pemateri dari BPTP Sultra”, harapnya.

Pada acara ini peneliti kakao Badan Litbang Pertanian Dr. Baharuddin penyampaikan, materi budidaya tanaman kakao, mulai dari pembibitan, pemupukan, pengendalian penyakit dan panen dan pasca panen.

Acara tanya jawab dengan diskusi dan tanya jawab antara petani, penyuluh dengan Narasumber. Alimuddin, salah satu petani dari desa Tasahea mengharapkan agar petani dapat meningkatkan pendapatan petani untuk bisa membimbing dalam usahatani terintegrasi dengan ternak kambing, karena saat ini produktivitas kakao di desanya rendah. (Adm).

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Pengurus PMI Kolaka Masa Bakti 2023-2024 Dilantik

20 Juni 2024 - 22:27

Pemkab Kolaka Gelar Rembuk Stunting

19 Juni 2024 - 20:40

Tim Penilai PKK Koltim Lakukan Penilaian di Desa Lalosingi

14 Juni 2024 - 22:27

Pemkab Koltim Fokus Tingkatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi

4 Juni 2024 - 20:21

Pancasila Diharapkan Jadi Filter di Tengah Kemajuan Teknologi Komunikasi

2 Juni 2024 - 18:02

Program Padakuan ANTAM UBPN Kolaka Raih Anugerah CSR dan PDB Award 2024

29 Mei 2024 - 12:01

Trending di Kolaka