Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 5 Apr 2025 17:33

Bupati Bone Kunker ke Pabrik Sampah Pangkep yang Ubah Limbah Jadi Bahan Bakar


Bupati Bone Kunker ke Pabrik Sampah Pangkep yang Ubah Limbah Jadi Bahan Bakar Perbesar

SULSEL_SULTRAKITA.COM, PANGKEP — Bupati Bone Andi Asman Sulaiman melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Pangkep (Pangkajene dan Kepulauan), Sabtu (5/4).

Fokus kunjungan ini adalah melihat langsung pengolahan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Kecamatan Ma’rang, yang berhasil mengubah tumpukan sampah menjadi bahan bakar alternatif pengganti batu bara.

Rombongan Bupati Bone disambut Wakil Bupati Pangkep, didampingi Sekretaris DLH Provinsi Sulsel dan Kepala Balitbangda Sulsel.

Turut hadir dalam kunjungan ini sejumlah kepala OPD Kabupaten Bone, seperti Kadis Lingkungan Hidup Dray Vibrianto, Plt Kepala BKPSDM Edy Saputra Syam, serta Dirut PDAM Bone Bahtiar Sairing.

Di lokasi Pengelolaan Sampah Terpadu Kecamatan Ma’rang, Bupati Bone menyaksikan langsung bagaimana sampah yang biasanya menjadi masalah justru diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) – bahan bakar ramah lingkungan yang digunakan oleh PT Semen Tonasa.

“Ini luar biasa! Sistem pengelolaan sampah di Pangkep patut dicontoh. Sampah tidak harus berakhir di TPA, melainkan bisa menjadi sumber ekonomi baru,” ujar Bupati Asman dengan antusias.

Baca juga :   Peringati HUT Lantas Bhayangkara Ke 69, Satlantas Polres Bone Salurkan Air Bersih

Ia menambahkan, mimpi besar di Kabupaten Bone adalah menciptakan ekosistem pengolahan sampah yang mandiri dan produktif, sehingga dapat menjadikan sampah menjadi bermanfaat.

Dengan komitmen kuat, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat Kabupaten Bone akan memiliki pabrik pengolahan sampah canggih yang mengubah limbah menjadi sumber energi dan pendapatan baru.

“Siapa sangka, sampah bisa menjadi ‘harta terpendam’ yang menggerakkan perekonomian? Ini bukti bahwa inovasi dan kolaborasi bisa menciptakan solusi berkelanjutan,” pungkas Bupati Bone Andi Asman Sulaiman.

Diketahui Kabupaten Pangkep kini menjadi salah satu pelopor inovasi pengolahan sampah di Sulsel. Berkat pabrik pengolahan senilai Rp20 miliar dari bantuan Gubernur Sulsel, semua proses – mulai dari pemilahan, pengolahan, hingga distribusi RDF – berjalan efisien.

“Model ini sangat menjanjikan. Kami akan menindaklanjuti kerja sama agar Bone bisa menerapkan sistem serupa,” kata Kadis DLH Bone Dray Vibrianto menambahkan. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 120 kali

Baca Lainnya

PT Vale Gelar Pelatihan ACLS untuk Tenaga Medis

25 April 2026 - 15:37

Perkuat Strategi Keuangan Berkelanjutan, PT Vale Raih Fasilitas Pinjaman Sindikasi Berbasis ESG Senilai US$750 Juta

23 April 2026 - 20:45

USN Kolaka Gandeng PT Ceria, Perkuat Pendidikan Berbasis Industri

22 April 2026 - 14:25

Dukung Indonesia Bebas TBC 2030, PT Vale Gencarkan Sosialisasi PHBS

21 April 2026 - 14:55

Perkuat Intervensi Penurunan Stunting di Kolaka, PT Vale Indonesia Dukung Stranas Stunting dan SDGs Kesehatan

20 April 2026 - 20:54

Bantu Tekan Risiko Stunting di Bumi Mekongga, PT Vale Terima Penghargaan Khusus

20 April 2026 - 15:28

Trending di Berita Utama