SULSEL_SULTRAKITA.COM, BONE — Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, memimpin kerja bakti massal di Pasar Palakka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (13/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Kerja bakti massal di Bone melibatkan ribuan peserta, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, personel Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, hingga masyarakat umum.
Sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Bone juga turut hadir dan terjun langsung di lapangan.
Bupati Andi Asman Sulaiman menjelaskan, kegiatan kerja bakti ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Bone, melibatkan OPD dan pemerintah kecamatan.
“Hari ini seluruh OPD dan kecamatan melakukan kerja bakti di lingkungan kantor dan wilayah masing-masing sebagai tindak lanjut instruksi Presiden,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa budaya kerja bakti sejatinya telah lama menjadi agenda rutin pemerintah daerah bersama masyarakat.
“Kerja bakti ini merupakan wujud komitmen bersama menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan seperti ini sudah rutin kita lakukan setiap pekan,” tambahnya.
Menurutnya, momentum Gerakan ASRI harus dimanfaatkan untuk memperkuat kesadaran kolektif masyarakat.
“Kebersihan adalah tanggung jawab kita semua. Jika dijaga bersama, lingkungan akan menjadi lebih sehat, nyaman, dan indah,” tegasnya.
Dalam pelaksanaannya, peserta kerja bakti difokuskan pada pembersihan sampah, normalisasi saluran air, serta penataan area pasar. Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Pemerintah Kabupaten Bone berharap kegiatan kerja bakti massal ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memperkuat semangat gotong royong dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Gerakan ASRI merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto, yang disampaikan dalam pertemuan nasional di Sentul, Bogor pada 2 Februari 2026.
Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya menjadikan kebersihan sebagai budaya dan kebiasaan di lingkungan pemerintahan maupun ruang publik. (WRD)






