SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, kembali menegaskan syarat ketat bagi penerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Dalam keterangannya usai pemberian SK pengangkatan kepada 70 CPNS lingkungan Pemda Bone, di Lapangan Tennis Rumah Jabatan Bupati Bone, Kamis (15/5). Bupati Andi Asman menyebut beberapa syarat ketat tersebut, yaitu bebas Narkoba.
Diketahui, sebelum menerima SK Pengangkatan, sebanyak 70 CPNS ini diwajibkan menjalani rangkaian tes urine sebagai bentuk screening anti-narkoba.
“Saya tidak ingin ada PNS di Bone yang terlibat narkoba. Jika ada yang positif, jangan harap dapat SK,” tegasnya.
Tak hanya itu, Andi Asman juga mengingatkan Calon ASN untuk menjauhkan diri dari korupsi dan budaya absen yang tidak jelas.
“Sudah ada beberapa ASN yang diberhentikan karena kalkulasi ketidakhadiran capai enam bulan. Saya minta CPNS yang hadir disini tidak terlibat narkoba, korupsi dan malas masuk kantor,” ungkapnya.
Bupati Bone juga menekankan komitmen kerja CPNS dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto, seperti: Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, Ternak Ayam Merah Putih, Industri Ayam Penetas dan Pembibitan Sapi.
“Nanti CPNS ini kita sebar dulu untuk sukseskan program pro rakyat. Jika ada CPNS yang berkinerja baik, akan saya lantik ditempat yang strategis, itu janji saya sebelum masa periode usai,” pungkas Andi Asman Sulaiman.
Dengan kebijakan tegas ini, Bupati Bone ingin memastikan bahwa hanya yang bersih, disiplin, dan berdedikasi tinggi yang layak menjadi ASN. (WRD)






