SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Pemerintah Kabupaten Bone terus mematangkan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas udara daerah. Salah satu upaya penting tersebut dibahas dalam dialog antara Bupati Bone Andi Asman Sulaiman dan warga Kecamatan Awangpone, Kamis (29/1).
Bertempat di Rumah Jabatan Bupati Bone, Jalan Petta Ponggawae Watampone, Bupati menerima audiensi perwakilan pemilik lahan dari Desa Unra dan Desa Mappalo Ulaweng. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam rencana perpanjangan runway bandara dari 1.400 meter menjadi 2.500 meter.
Dalam audiensi tersebut, perwakilan warga secara resmi menyerahkan bukti kesepakatan dan pernyataan kesediaan masyarakat untuk mendukung perluasan lahan bandara.
Dukungan ini dinilai sebagai fondasi utama keberlanjutan proyek strategis yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperlancar mobilitas masyarakat Bone.
Meski demikian, warga juga menyampaikan sejumlah aspirasi dan persoalan teknis di lapangan yang selama ini menjadi kekhawatiran. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan perhatian dan solusi sebelum proyek perpanjangan runway benar-benar dilaksanakan.
Menanggapi hal itu, Bupati Andi Asman Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung rencana pengembangan bandara secara terukur, realistis, dan berpihak pada masyarakat.
“Untuk tahap awal, pemerintah daerah dapat membantu melalui penganggaran pembangunan infrastruktur pendukung seperti irigasi, akses jalan, serta pemberdayaan tenaga kerja lokal di kawasan bandara. Namun, kami belum bisa menjanjikan lebih dari itu sebelum memahami kondisi lapangan secara menyeluruh,” ujar Bupati.
Ia menekankan bahwa pembangunan tidak semata-mata berorientasi pada proyek fisik, melainkan harus menjunjung keadilan sosial dan keberterimaan masyarakat. Menurutnya, komunikasi terbuka dan kejujuran antara pemerintah dan warga menjadi kunci agar rencana strategis ini berjalan lancar dan memberi manfaat jangka panjang.
Audiensi tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Bone, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta Camat Awangpone. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan bahwa perpanjangan runway bandara merupakan agenda kolaboratif lintas sektor yang melibatkan pemerintah dan masyarakat.
Dengan semangat dialog dan keterbukaan, Pemerintah Kabupaten Bone berharap pengembangan bandara ini dapat menjadi tonggak penting peningkatan konektivitas wilayah, sekaligus mendorong Bone melangkah lebih jauh dalam peta transportasi udara Sulawesi Selatan. (WRD)






