Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 8 Agu 2024 17:02

Gandeng Mahasiswa USN Kolaka, Pemdes Tikonu Siap Kembangkan Produk Gula Aren


Kades Tikonu Sabaruddin (tengah) bersama para mahasiswa KKN USN Kolaka Perbesar

Kades Tikonu Sabaruddin (tengah) bersama para mahasiswa KKN USN Kolaka

SULTRAKITA.COM, KOLAKA – Pemerintah Desa (Pemdes) Tikonu, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, bakal bekerjasama dengan Mahasiswa Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, guna mengembangkan diversifikasi (penganekaragaman) usaha pengelolaan gula aren. Diketahui , usaha gulan aren di desa Tikonu merupakan salah satu unggulan yang diwarisi dari generasi ke generasi.

Dwi Febrianti, mahasiswa jurusan Farmasi USN Kolaka mengatakan, penganekaragaman usaha aren akan dikembangkan mulai dari gula semut, sirup hingga panganan anak untuk mencegah stunting.

“Sebelumnya, kita akan adakan pelatihan terhadap pengrajin aren,” katanya saat ditemui media ini, Kamis (8/8)

Koordinator desa mahasiswa KKN USN, Cinta Ayunda Zalsabilah, mengatakan, pihaknya akan melaksanakan KKN di desa Tikonu selama 40 hari, terhitung tanggal 5 Agustus sampai 25 September 2024.

Menurutnya, ada banyak program pemberdayaan dan pelatihan yang akan dilaksanakan pihaknya,diantaranya penyuluhan bullyan atau perundungan dikalangan anak, pelatihan desain brand usaha bagi pelaku UMKM, dan lainnya.
Seminar proker mahasiswa KKN USN turut didampingi dosen pembimbing, Anti Landu, serta dihadiri ketua BPD Tikonu, perangkat desa dan tokoh masyarakat Tikonu. “Jadi akan ada beberapa program yang akan kami laksanakan selama kegiatan KKN di Desa Tikonu,” ucapnya.

Baca juga :  Asrun Lio Resmi Jadi Jendral ASN Provinsi Sultra

Sementara itu, Kades Tikonu Sabaruddin, mengatakan, potensi gula aren di Desa Tikonu cukup baik untuk dikembangkan agar lebih menguntungkan masyarakat. Apalagi bahan baku untuk pembuatan gula aren masih melimpah.

“Insyaallah melalui kolaborasi Pemdes Tikonu dan Mahasiswa USN Kolaka produksi gula aren semakin besar dan kami juga berharap melalui program kerja KKN juga bisa menyentuh dan membantu program inovasi stunting dalam upaya mencegah stunting,” singkatnya. (BAK)

Artikel ini telah dibaca 53 kali

Baca Lainnya

Hasil Uji Laboratorium Nyatakan Padi Terdampak Tumpahan MFO di Towuti Aman Dikonsumsi

17 Oktober 2026 - 11:04

Lestarikan Bahasa Daerah, Wakil Bupati Sambut Peneliti Bahasa Tobelo 

16 Oktober 2026 - 16:50

Tinjau Sejumlah SPBU, Bupati Kolaka Ungkap Penyebab Antrean BBM

15 Oktober 2026 - 16:05

Pemkab Kolaka Perketat Pengawasan BBM dan LPG Subsidi

13 Oktober 2026 - 21:55

Cegah Narkoba dan HIV Sejak Dini, Vale Edukasi Pelajar Kolaka

13 Oktober 2026 - 12:03

Raih Dua Penghargaan, Vale Indonesia Perkuat Ekonomi UMKM Luwu Timur

11 Oktober 2026 - 10:30

Trending di Berita Utama