Menu

Mode Gelap

Terbaru · 9 Apr 2020 01:41

Kesal Banner Tanpa Foto Wakil Bupati, Ilmiati Daud Tegur Sekda Wakatobi


 Kesal Banner Tanpa Foto Wakil Bupati, Ilmiati Daud Tegur Sekda Wakatobi Perbesar

SULTRAKITA.COM, WAKATOBI – Lantaran Banner Himbauan Pemda untuk penanganan Covid-19 tanpa foto dirinya, Ilmiati Daud Wakil Bupati Wakatobi kesal dan menegur Sekda Wakatobi La Jumadin.

Peristiwa ini terjadi Rabu siang (08/04), Ilmiati kesal karena banner himbauan Penanganan Covid-19 yang terpampang di Kantor Sekretariat Daerah tak disertai foto dirinya sebagai Wakil Bupati Wakatobi.

“Yang saya kaget, saat saya masuk keruangan ada foto himbauan Covid-19 oleh Bupati Wakatobi tanpa gambar Wakil Bupati. Foto Wakilnya dimana? Saya protes itu,” kata Ilmiati Daud.

Dijelaskan Ilmiati, terkait hal itu, iapun menegur lantas bertanya pada Sekda Wakatobi La Jumadin.

“Katanya saya tukang marah-marah, Bannernya terlalu kecil, menurut saya jawaban itu tidak masuk akal,  dia (sekda) terlalu pintar sehingga dia menjawab seperti itu tapi menurut saya itu jawaban yang tidak tepat,” jelasnya.

Lanjutnya tiap himbauan berupa banner atau spanduk atas nama Pemerintah Daerah, besar kecilnya tetap harus mencantumkan foto bupati dan Wakil Bupati, ukuran dan desainnya disesuaikan.

Baca juga :   Meriahkan HUT Wakatobi Ke-14, Dinas Pemuda dan Olahraga Gelar Berbagai Lomba

Apalagi untuk banner yang dipampang di Kantor Sekretariat Daerah, karena Sekretariat Daerah merupakan Kantor bersama, dimana terdapat ruangan Bupati, Wakil Bupati, serta Sekretaris Daerah (Sekda).

“Sudah terlalu sering perlakuan tidak enak saya terima tapi selama ini saya diam saja, tapi hari ini sudah sangat kelewatan, mau dibuat kesan bahwa saya tidak prihatin dengan yang terjadi, dengan virus yang mewabah didunia ini, sudah salah kalau begitu.” tutup Ilmiati Daud.

Saat dikonfirmasi, Sekda Wakatobi La Jumadin menjelaskan terkait Banner yang terpasang di kantor Bupati itu himbauan bupati dan bukan himbauan Pemda Wakatobi.

Menurut Jumadin, Himbauan Bupati di seluruh Indonesia hanya memasang foto Bupati saja, begitu juga untuk himbauan Walikota atau Gubernur, sehingga hal tersebut sudah sesuai dan berdasarkan aturan.

“Himbauan Bupati hanya Foto Bupati, namun bila himbauan Pemda maka terdapat foto Bupati dan Wakil Bupati. Beliau (Wabup) marah, karena tidak ada fotonya, saya bilang ini benar karena ini himbauan Bupati. Kalau ibu juga mau pasang himbauan ‘Monggo’ nanti kita fasilitasi anggarannya bila dibenarkan dalam aturan,” jelas La Jumadin. (Man)

Artikel ini telah dibaca 139 kali

Baca Lainnya

Peringati Hari Ibu, Sekda Sultra Ajak Semua Pihak Hargai Perjuangan Perempuan

23 Desember 2023 - 07:51

Kelola Sampah secara Terpadu, Antam Gagas Program Momahe

11 Desember 2023 - 17:31

sultrakita.com, Pengelolaan Sampah Antam

Serikat Pekerja PT Antam UBPN Kolaka Bantu Rakyat Palestina

8 Desember 2023 - 17:17

PT Vale Raih CSA Awards 2023 Kategori The Best Materials Sector on the Main Board

24 November 2023 - 14:15

CSA Award

Pusat Karir USN Kolaka Gelar Pelatihan Penulisan Artikel bagi Mahasiswa

18 November 2023 - 17:32

Pusat Karir USN Kolaka Gelar Pelatihan Penulisan Artikel bagi Mahasiswa

PT Vale Raih Peringkat Gold Laporan Keberlanjutan Terbaik di Asia Sustainability Reporting Rating 2023

7 November 2023 - 14:45

Wakil Presiden Direktur PT Vale Adriansyah Chaniago
Trending di Terbaru