Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 17 Okt 2022 19:15

Kolaborasi PT Vale, ATS dan Pemda Lutim Kembangkan Teknologi Tepat Guna


Kolaborasi PT Vale, ATS dan Pemda Lutim Kembangkan Teknologi Tepat Guna Perbesar

SULTRAKITA.COM, Luwu Timur – Kolaborasi PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), Akademi Teknik Sorowako (ATS) dan Pemda Luwu Timur dalam pengembangan teknologi tepat guna (TTG) dengan menghasilkan alat mesin pertanian (alsintan) yang telah digunakan oleh masyarakat patut mendapat apresiasi. Hal tersebut diungkapkan Direktur ATS, Harjuna saat Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda XXIX Diploma III Program Studi Perawatan dan Perbaikan Mesin, Sabtu (15/10/2022) di Gedung Onte Luwu, Sorowako.

“Terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya untuk kerjasama yang sudah terjalin antara ATS dengan PT Vale dan Pemda Luwu Timur dalam rangka perakitan mesin-mesin penunjang kebutuhan program pemberdayaan masyarakat,” katanya Harjuna.

Beberapa mesin yang telah dirakit ATS untuk menunjang program PPM sejak 2021 hingga saat ini, diantaranya peralatan kerja petani binaan seperti Pencabut Rumput (Pattora), Arit, Cangkul, Parang, Alat Penyiang Gulma (Gasrok), Cultivator/Handtracktor, Box Kompos, dan Mesin Chopper termasuk perbaikan motor tiga roda, dari total 60 item Alsintan termasuk penunjang operasional Panti Sehat HIPHO seperti Pengiris Rimpang, Mesin Parut, Oven Pengering, dan lain sebagainya.

Baca juga :   Rapimda Digelar di Wakatobi, WON : Kader Siap Menangkan Hanura

Senior Manager Social Development Program (SDP) PT Vale, Ardian Indra Putra menuturkan, terdapat banyak manfaat dari model program sinergis telah berjalan saat ini, seperti meningkatkan skill peserta didik melalui pelatihan yang diberikan.

“Kami berharap manfaat dari sinergi ini bisa lebih banyak, karena sisi pelatihan tentu ini akan menambah skill. Kampus juga melaksanakan pengabdian kepada masyarkaat, sementara dari sisi Masyarakat pun penerima manfaat program (Pemerintah dan PPM PT Vale) juga merasa sangat terbantu bila alsintannya yang berbiaya tinggi dapat diperbaiki kembali, diproduksi baru bahkan memperoleh edukasi atau manual penggunaan dan perawatan alat, sehingga turut mampu mengurangi beban belanja program Pemerintah sekaligus mendongkrak indeks inovasi daerah,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, luaran dari Vocational Short Training yang diinisiasi Pemda Luwu Timur sejak tahun 2008 ini juga diharapkan tidak hanya mendorong daya saing para pemuda yang siap kerja di berbagai Perusahaan, namun juga berpeluang menumbuhkan kemandirian misalnya melalui wirausaha berbasis skill vokasi.

“Dalam Musrenbang Tahun 2022 lalu, Bapak Bupati Luwu Timur mencanangkan bahwa akan semakin strategis untuk mendorong sector Pertanian & wisata sebagai unggulan contributor PDRB Kabupaten di masa depan, maka inisiatif Vokasi ini sejalan dengan peluang tersebut,” pungkasnya. (rls)

Artikel ini telah dibaca 197 kali

Baca Lainnya

Kurang dari 24 Jam, Polisi Bekuk Terduga Pelaku Curanmor di Koltim

15 September 2026 - 20:45

Program Pangan dan Kemaritiman PT Vale Raih Dua Gold Awards InTechSEA 2026

15 September 2026 - 16:25

Antam Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

14 September 2026 - 10:09

PT ANTAM (Persero) Tbk UBP Nikel Kolaka Raih Tiga Platinum ENSIA Award 2026

12 September 2026 - 18:05

FKPPAT UBPN Kolaka 2026 Dikukuhkan, Wujudkan Organisasi yang Solid, Kompeten dan Kontributif

5 September 2026 - 12:05

Hari Pelanggan Nasional, BPJS Ketenagakerjaan Kolaka Perkuat Edukasi Perlindungan Pekerja Informal

4 September 2026 - 19:45

Trending di Berita Utama