Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 4 Agu 2022 08:10

Komitmen Tingkatkan Kualitas SLB, Asrun Lio Benahi Kelembagaan dan Kompetensi


 Pj Sekda Pemprov Sultra, Drs Asrun Lio MHum PhD yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra, didampingi Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Provinsi Sultra, Husrin SPd melakukan foto bersama usai membuka kegiatan pelatihan peningkatan mutu pendidik guru imbas dan kepala sekolah imbas luar biasa (SLB) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra Tahun 2022, Rabu (3/8). Perbesar

Pj Sekda Pemprov Sultra, Drs Asrun Lio MHum PhD yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra, didampingi Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Provinsi Sultra, Husrin SPd melakukan foto bersama usai membuka kegiatan pelatihan peningkatan mutu pendidik guru imbas dan kepala sekolah imbas luar biasa (SLB) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra Tahun 2022, Rabu (3/8).

SULTRAKITA.COM, KENDARI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara dibawah kepemimpinan Drs Asrun Lio MHum PhD terus menunjukan komitmenya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di bumi Anoa ini, tidak hanya SMA maupun SMK saja, namun juga Sekolah Luar Biasa (SLB). Hal ini dapat dilihat dari adanya upaya pembenahan kelembagaan hingga peningkatan kompetensi, terlebih setelah Sultra berhasil masuk 10 besar nasional best Practice Autis, masing-masing satu jurusan autis dan tuna netra. Termasuk Sultra berhasil menyumbangkan dua orang master teacher skala nasional.

Baca juga :   Kalla Toyota Bagi Motor Ke Pelanggan  

Pj Sekda Pemprov Sultra, Drs Asrun Lio MHum PhD yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra mengatakan, besarnya perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan termasuk SLB maka sejumlah rencana hingga aksi pun secara bertahap terus diwujudkan, termasuk kegiatan pelatihan peningkatan mutu pendidik guru imbas dan kepala sekolah imbas luar biasa (SLB) yang dilakukan saat ini di Kendari, Rabu (3/8).

Akademisi Asal Bombana Moronene ini mengakui, kegiatan pelatihan tersebut sebagai tindak lanjut terhadap upaya-upaya yang telah dilakukan sebelumnya, diantaranya melakukan perubahan kelembagaan dari SDLB Negeri menjadi SLB Negeri, sehingga cakupan pelayanan pendidikan SLB yang diberikan tidak hanya sebatas usia SD saja, namun juga mulai dari tingkatan TK, SMP, hingga SMA.

Dia melanjutkan, melalui perubahan kelembagaan menjadi SLB tersebut juga, membuat sekolah-sekolah dimaksud yang tersebar di seluruh Provinsi Sultra, dapat terbaca di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Setelah kita melakukan perubahan kelembagaan, maka langkah selanjutnya adalah peningkatan kompetensi. Dimana, Pemprov Sultra melalui Dinas Pendidikan terus mengirimkan para kepala sekolah maupun tenaga pendidik untuk meningkatkan kemampuannya. Sehingga saat ini kita telah menghasilkan 15 guru mitra dan 6 sekolah sekolah mitra, yang masing-masing nantinya akan mengibaskan kepada dua sekolah SLB, terkait bagaimana pola-pola yang harus diterapkan dalam rangka mencapai tujuan, diantaranya peningkatan kualitas peserta didik yang ada di SLB,” tutur lulusan S3 The Australian National University Canberra ini.

Baca juga :   Partisipasi PT Vale Hadirkan UTD Sorowako

Mantan Kepala Sekretariat Rektor UHO ini pun berharap, setelah kegiatan pelatihan peningkatan mutu pendidik guru imbas dan kepala sekolah imbas luar biasa (SLB) tersebut, para kepala sekolah imbas maupun mitra, dapat mengaplikasikan serta mengimbaskannya, baik itu kepada kepala sekolah imbas maupun guru imbas SLB.

“Upaya-upaya yang dilakukan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada SLB, terlebih sekolah ini merupakan bagian yang penting dan tak terpisahkan dari pemerintah sehingga harus dilakukan intervensi, dengan harapan agar peningkatan kompetensi tenaga pendidik maupun kualitas peserta didik bisa terlaksana. Semangat perubahan itu selalu ada, utamanya semangat untuk peningkatan kompetensi dalam memberikan pelayanan pendidikan yang baik kepada semua peserta didik dan penyelenggaraan pendidikan tanpa ada diskriminasi sesuai dengan amanah Gubernur Provinsi Sultra,” tuturnya.

Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra, Husrin SPd mengatakan, berkaitan dengan penyelenggaraan pelayanan pendidikan tanpa diskriminasi maka SLB tetap mendapatkan perhatian yang sama dengan SMA maupun SMK lainnya, bahkan SLB mendapat perhatian khusus karena sekolah tersebut menangani siswa-siswa yang memiliki kebutuhan khusus.

“Sekolah umum tentu dituntut agar para siswanya busa memiliki pengetahuan dan keterampilan, demikian dengan SLB minimal bisa memiliki kemandirian untuk dirinya sendiri, memiliki keterampilan untuk masa depannya, dan berkarya. Oleh sebab itu, berbagai upaya terus dilakukan untuk melakukan peningkatan kapasitas para tenaga pendidiknya, dan kedepan bisa diimbaskan kepada siswa saat berada di sekolah,” ucapnya.

Dia menuturkan, saat ini jumlah SLB yang ada di Sultra berjumlah 79, minus Kolaka Utara. Kedepan, Dikbud Sultra akan terus melakukan peningkatan pelayanan SLB, termasuk penyelenggaraan SLB di daerah-daerah yang belum ada.

Kepala Sekolah Mitra, Yafsin Yaddi SPd MSos yang merupakan salah satu kepala sekolah utusan dari Dikbud Sultra untuk mengikuti kegiatan kemitraan yang dilakukan GTK Kemendikbud RI selama dua Minggu, menyatakan siap mengimbaskan kepada para kepala sekolah imbas SLB yang ada di Sultra.

Sumirayani sebagai guru mitra SLBN 1 Konsel mengungkapkan apresiasi terhadap upaya yang dilakuan oleh Dikbud Sultra, dalam mengembangkan kompetensi guru SLB yang ada di sultra. ***

Artikel ini telah dibaca 34 kali

Baca Lainnya

KPU Bone Gelar Sayembara Desain Maskot Pilbup 2024, Ini Persyaratan dan Hadiahnya

22 April 2024 - 15:36

Peringati Hari Konsumen Nasional dan Hari Kartini, Kalla Toyota Hadirkan Promo Istimewa

22 April 2024 - 13:10

Meriahkan HUT Sultra Ke-60, Pemda Koltim Bakal Tampilkan Produk UMKM

22 April 2024 - 11:21

Pasangan Beramal Serahkan Berkas Pendaftaran di PDIP Kolaka

21 April 2024 - 20:31

Puncak HJB Ke 694 Landaskan Nilai Mattuppu Ri Ade’e Mappasanre Risara’e

20 April 2024 - 22:59

Pemkab Wakatobi Mulai Bangun Lokasi Baru Pemukiman Suku Bajo

20 April 2024 - 22:15

Trending di Berita Utama