SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone mengikuti Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) tahun 2025 secara virtual yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Peluncuran IPKD secara virtual tersebut digelar di La Teya Riduni Kompleks Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bone Jalan Petta Ponggawae, Rabu (5/3).
Diikuti oleh Bupati Bone Andi Asman Sulaiman didampingi Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Andi Fajaruddin, Wakil Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan, inspektorat daerah serta instansi lingkup pemda Bone.
Dalam kesempatan tersebut Selain peluncuran IPKD, dilakukan pula Pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah yang memiliki MCP tertinggi dan terbaik.
Inspektur Jenderal Kemendagri Sang Made Mahendra Jaya secara virtual menyatakan sejak tahun 2004 hingga tahun 2024 Komisi Pemberantasan Korupsi paling banyak menangani kasus korupsi yang terjadi di Pemerintahan Daerah.
Yaitu dengan persentase, 38 persen Kabupaten Kota dan 12 persen untuk Provinsi, oleh karenanya ia berharap dengan peluncuran IPKD tersebut dapat bermanfaat serta tepat sasaran dalam meningkatkan upaya pencegahan korupsi untuk menciptakan tata kelola pembangunan yang baik.
“Tata kelola di pemerintahan daerah masih belum sepenuhnya terlaksana dengan baik, penting dilakukan evaluasi secara berkala untuk peningkatan atau perbaikan ekosistem pencegahan, ” ujarnya.
Sementara itu Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mendukung penuh peluncuran IPKD MCP tersebut dalam menyongsong pembangunan yang lebih baik khususnya masa depan yang cerah bagi Kabupaten Bone.
“Kita harus siap untuk Bone yang lebih baik, mari bersinergi dan sukseskan program yang ada sesuai dengan aturan, tingkatkan kedisiplinan dalam berbagai bidang,” pungkasnya. (WRD)






