SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Sebuah penemuan tragis terjadi di Sungai Walennae, Lingkungan Sulilie, Kelurahan Pompanua, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, pada Kamis (8/5/2025) siang. Sekitar pukul 12.30 WITA,
Menurut kesaksian seorang pemancing bernama Bahar, ia melihat sesosok mayat mengapung di sungai dan segera melaporkannya ke warga setempat.
“Saya yang pertama kali liat ada mayat mengapung di sungai, saya kaget terus langsung saya kasitau warga,” singkat Bahar.
Mayat tersebut kemudian berhasil dievakuasi dan diidentifikasi, balita berjenis kelamin laki-laki tersebut bernama A Reski bin A Sulfikri (usia 3 tahun), warga BTN Pepabri, Kelurahan Atakkae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.
Menurut keterangan keluarga, korban dilaporkan hilang pada Sabtu (3/5/2025) sekitar pukul 11.30 WITA saat sedang bermain di dekat selokan rumahnya.
Setelah mendapat laporan warga, anggota Polsek Ajangale bersama Kapolsek dan Wakapolsek segera menuju lokasi. Mayat korban dibawa ke halaman rumah warga sebelum dipindahkan ke Puskesmas Ajangale.
Polsek Ajangale berkoordinasi dengan Polsek Pammana (Polres Wajo) untuk memeriksa laporan warga yang kehilangan anggota keluarga. Hasilnya, ditemukan kecocokan dengan keluarga korban.
Sekitar pukul 13.00 WITA, keluarga korban tiba di Puskesmas Ajangale dan memastikan bahwa mayat tersebut adalah anak mereka yang hilang.
Resmob Polres Wajo tiba di lokasi pukul 14.00 WITA untuk berkoordinasi dengan Polsek Ajangale (Polres Bone) dan keluarga korban guna proses lebih lanjut.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anak, terutama di area dekat aliran air. Pihak berwajib masih menyelidiki penyebab pasti tenggelamnya korban. (WRD)






