Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 1 Mar 2024 20:13

Pastikan Stok Beras Cukup Sampai Juni 2024, Pj Gubernur Sulsel Pantau GPM di Bone


Pastikan Stok Beras Cukup Sampai Juni 2024, Pj Gubernur Sulsel Pantau GPM di Bone Perbesar

SULTRAKITA.COM, WATAMPONE —Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) memantau langsung Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Eks Pasar Sentral Jalan Besse Kajuara, Kecamatan Tanete Riattang.

Gerakan Pangan Murah Ini bertujuan untuk menstabilkan harga bahan pokok yang mengalami kenaikan, khususnya beras.

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dalam wawancaranya usai melakukan pemantauan, Jumat (1/3), menyampaikan bahwa stok beras untuk Sulsel masih cukup hingga bulan Juni 2024.

“Sebenarnya jumlah stok beras Sulawesi Selatan cukup sampai bulan Juni tinggal bagaimana beras di gudang Bulog ini digelar di masyarakat supaya harga kenaikannya tidak terlalu melambung tinggi, kurang lebih 3000 rupiah kenaikannya perkilogram dari biasanya,” jelasnya.

Bahtiar menyampaikan bahwa pemerintah saat ini sedang melakukan upaya pengendalian harga, iapun tidak menampik adanya kenaikan harga beras yang cukup signifikan.

“Inikan (kenaikan harga beras red) bukan hanya di Sulawesi Selatan maka yang kita lakukan adalah upaya pengendalian harga Alhamdulillah tim pengendalian inflasi daerah Sulsel selama ini bagus, jadi Kerja keras kita adalah bagaimana menahan laju inflasi karena kenyataannya memang ada kendala dengan stok beras secara nasional,” bebernya.

Baca juga :   A Fahsar M Padjalangi Paparkan Capaian Pembangunan Daerah

Lebih lanjut Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menjelaskan, selain karena faktor belum masa panen, pendistribusian juga menjadi kendala dalam upaya penyaluran beras di daerah.

“Kita harus pastikan distribusi ada di seluruh pasar-pasar, kendalanya di daerah itu tinggal distribusinya saja, untuk daerah Sulsel khususnya Bone masyarakat tinggalnya jauh jauh antar kecamatan bisa 100 kilo, bagaimana saudara kita di Mare, Bengo Bontocani, kitanya yang harus mobile, jadi stok berasnya harus dibawa kesana, dan outlet outlet yang bekerja sama dengan Bulog harus ditambah,” pungkasnya.

Bahtiar juga meminta kepada seluruh stakeholder terkait agar bekerja sama baik itu Asisten daerah, dinas perdagangan dinas ketahanan pangan di seluruh Sulsel, juga tim inflasi daerah bersama TNI/POLRI, karena menurutnya dalam Minggu ini akan ada agenda siram beras di seluruh pasar di Sulawesi Selatan. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 115 kali

Baca Lainnya

PT Vale Luncurkan Beasiswa Mota’u untuk Generasi Unggul Morowali

17 September 2026 - 14:04

Pangdam XIV/Hasanuddin Kunker di Wakatobi, Perkuat Pengawasan Wilayah Kepulauan

16 September 2026 - 16:14

Perkuat Ketahanan Energi, PT Vale Integrasikan Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Inovasi Rendah Karbon

16 September 2026 - 16:00

Lestarikan Budaya, Bupati Bone Tebar 8.000 Benih Ikan untuk Ketahanan Pangan di Libureng

16 September 2026 - 15:35

PT Vale IGP Pomalaa Gencarkan Edukasi Pencegahan DBD dan TBC di Baula

16 September 2026 - 13:00

PT Vale Bersama BNN Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba dan HIV di SMK Negeri 9 Kolaka

16 September 2026 - 12:05

Trending di Berita Utama