SULTRAKITA.COM, WAKATOBI — Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Wakatobi menerima 173 usulan masyarakat pada Musrembang Tingkat Kecamatan Kaledupa dan Kaledupa Selatan.
Musrembang yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Kaledupa, Jumat (3/2) ini, merupakan rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Wakatobi tahun 2025.
Adapun 173 usulan masyarakat ini terdiri dari 74 usulan masyarakat dari berbagai Desa di Kecamatan Kaledupa dan 99 usulan dari berbagai Desa di Kecamatan Kaledupa Selatan.
Dengan rincian usulan dari Kecamatan Kaledupa, yaitu 1 usulan dari Desa Ambeua Raya, 3 usulan dari Balasuna, 6 dari Balasuna Selatan, 8 dari Horuo, 1 usulan dari Desa Kalimas, 2 usulan Desa Lefuto, 1 dari Desa Mantigola.
Desa Olo 7 usulan, Desa Olo Selatan 7 usulan, Desa Sama Bahari 7 usulan, Desa Sombano 4 usulan, Desa Waduri 2 usulan, Kelurahan Ambeua 5 usulan, Kelurahan Buranga 6 usulan, Kelurahan Lagiwae 10 Usulan, Kelurahan Laulua 4 usulan.
Selanjutnya usulan dari Kecamatan Kaledupa Selatan yaitu, Desa Darawa 7 Usulan, Kasuwari 11 Usulan, Desa Langge 7 Usulan, Desa Lentea 2 Usulan, Kemudian Desa Pajam 11 usulan, Desa Peropa 8 usulan, Desa Sandi 7 Usulan, Desa Tampara 27 usulan, Desa Tanjung 7 usulan, Desa Tanomeha 12 usulan.
Bupati Wakatobi Haliana menyampaikan, dengan digelarnya Musrembang ini Pemda berharap adanya kontribusi pemikiran dan usulan masyarakat secara luas, agar perencanaan dapat berjalan Maksimal.
”Maka ini akan memperbaiki perencanaan kami untuk menuju kesempurnaan perencanaan, dan pada kali ini juga saya mewakili Pemda Wakatobi menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, terutama masyarakat Kaledupa dan Kaledupa Selatan yang saya Banggakan atas sumbangan pembangunan daerah yang telah dilakukan selama ini,” terangnya.
Haliana menambahkan, pada Musrembang tahun 2022, prioritas usulan masyarakat adalah pembangunan listrik 24 jam, sehingga dengan doa dari semua kalangan, listrik 24 jam telah diresmikan pada September 2023.
”Alhamdulillah juga menjelang berakhirnya tahun 2023 kita juga melaksanakan Peresmian untuk Desa Sombano, dan untuk dua Desa lagi, 2024 yang telah direncanakan oleh PLN yaitu Desa Darawa dan Lentea mohon doanya,” kata Haliana.
Sementara itu, Camat Kaledupa Saefudin Sae membenarkan jika keluhan masyarakat pada Musrembang tahun 2022 adalah listrik 24 jam.
”Oleh karena itu, saya mewakili masyarakat Pulau Kaledupa, berterima kasih kepada bapak Bupati Wakatobi yang telah memberikan penerangan 24 jam. Bahkan di masyarakat Sombano, sebelum Indonesia Merdeka, baru kali ini mendapatkan penerangan yang luar biasa,” ungkapnya. (Man)






