Menu

Mode Gelap

Kolaka · 18 Sep 2025 11:31

Pemkab Kolaka Gelar Aksi Bersih dan Restocking Ikan dalam Peringatan World Cleanup Day 2025


Pemkab Kolaka Gelar Aksi Bersih dan Restocking Ikan dalam Peringatan World Cleanup Day 2025 Perbesar

SULTRAKITA.COM, Kolaka – Pemerintah Kabupaten Kolaka menggelar aksi bersih-bersih dan restocking ikan sungai sebagai bagian dari peringatan World Cleanup Day (WCD) Indonesia 2025. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Nomor S.1053/A/6/PLB.0.3/B/09/2025 yang menyerukan dukungan aktif terhadap gerakan kebersihan global.

Dengan mengusung tema nasional “Menuju Indonesia Bersih 2029”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Kolaka untuk memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Aksi bersih-bersih dilakukan secara serentak di berbagai titik strategis yang tersebar di wilayah perkotaan dan perdesaan. Lokasi-lokasi tersebut dipilih berdasarkan tingkat akumulasi sampah yang tinggi serta potensi dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Selain membersihkan lingkungan dari sampah plastik, limbah rumah tangga, dan material non-organik lainnya, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan restocking ikan di sungai-sungai utama yang melintasi wilayah Kolaka. Ribuan benih ikan lokal ditebar sebagai upaya memperkaya kembali keanekaragaman hayati dan menjaga keseimbangan ekosistem perairan tawar. Restocking ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat setempat.

Baca juga :   Cerita Petani Organik Binaan PT Vale: 11 Kali Panen, Hasil Makin Melimpah

Penjabat Sekretaris Daerah Kolaka, Akbar, S.Sos, yang hadir mewakili Bupati Kolaka, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun budaya bersih dan peduli lingkungan di tengah masyarakat.

“World Cleanup Day bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tapi gerakan kolektif yang mencerminkan kepedulian kita terhadap masa depan lingkungan. Di Kolaka, kami ingin menjadikan momen ini sebagai titik balik, di mana kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, tapi menjadi budaya masyarakat. Restocking ikan yang kami lakukan hari ini adalah simbol bahwa pelestarian lingkungan harus menyentuh semua aspek, termasuk ekosistem sungai yang menopang kehidupan warga,” ujar Akbar.

Ia menambahkan bahwa sungai memiliki peran vital sebagai sumber kehidupan masyarakat, baik secara ekologis maupun ekonomis. Oleh karena itu, menjaga kebersihan sungai dan memperkaya kembali keanekaragaman hayati melalui restocking ikan menjadi langkah strategis yang harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menggugah kesadaran bersama. Sungai yang bersih dan sehat bukan hanya indah dipandang, tapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial. Mari kita jadikan kebersihan sebagai gaya hidup, bukan sekadar rutinitas tahunan. Kolaka bersih bukan mimpi, tapi tujuan yang bisa kita capai bersama,” tutupnya.

Baca juga :   Wujudkan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Melalui Musrenbang

Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini sangat diharapkan, mengingat tantangan lingkungan yang semakin kompleks. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat termasuk pelajar, komunitas lokal, dan aparatur sipil negara Pemkab Kolaka ingin menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Gerakan ini juga menjadi sarana edukasi publik tentang pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari gaya hidup dan tanggung jawab bersama.

Selain manfaat ekologis, kegiatan ini juga memiliki dampak sosial dan ekonomi. Sungai yang bersih dan kaya akan ikan dapat menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat sekitar, sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal. Dalam jangka panjang, keberhasilan program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.

World Cleanup Day sendiri merupakan gerakan global tahunan yang melibatkan jutaan relawan dari berbagai negara untuk membersihkan lingkungan dari sampah dan limbah. Di Indonesia, kegiatan ini telah menjadi agenda nasional yang didukung oleh berbagai kementerian, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat sipil. Tahun 2025 menjadi tahun strategis karena menandai awal dari target nasional Indonesia Bersih 2029, sebuah visi besar untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari sampah dan pencemaran.

Baca juga :   Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris FKIP USN Kolaka Sukses Gelar World Cultural Festival

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian lingkungan, Pemkab Kolaka berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk turut serta dalam menjaga bumi dari ancaman sampah dan kerusakan ekosistem. Melalui langkah-langkah nyata seperti ini, Kolaka menegaskan posisinya sebagai daerah yang aktif dan progresif dalam mendukung gerakan kebersihan dunia. (bak)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Pelantikan Pengurus DPC APDESI Kolaka Bakal Dihelat 28 Januari 2026

13 Januari 2026 - 17:09

Pemda Kolaka Apresiasi Operasi Katarak Gratis PT Vale

15 Desember 2025 - 19:20

Panitia Natal Bersama Pemda Kolaka Gelar Beragam Aksi Sosial

14 Desember 2025 - 14:07

Bupati Kolaka Harap Muhammadiyah Bersinergi dengan Pemda Demi Kemaslahatan Umat

22 November 2025 - 18:14

Lagi, PT Vale IGP Pomalaa Siapkan Operasi Katarak Massal Gratis

14 November 2025 - 19:05

Tingkatkan Kesiapsiagaan Tenaga Kesehatan, PT Vale Gelar Pelatihan BTCLS

14 November 2025 - 16:45

Trending di Kolaka