SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 1 Oktober, Pemerintah Kabupaten Bone menggelar Upacara di Lapangan Merdeka Watampone, Jalan Petta Ponggawae, Selasa (1/10).
Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Di Kabupaten Bone berlangsung khidmat, dengan mengusung tema “Bersama Pancasila kita wujudkan Indonesia Emas”.
Dalam upacara tersebut, Penjabat (Pj) Bupati Bone Andi Winarno Eka Putra bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Hari kesaktian Pancasila merupakan momentum untuk mengingatkan kita bahwa Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia yang menyatukan seluruh rakyat dengan Lima Silanya.
Juga membuktikan kesaktian Pancasila, sebab hingga kini Pancasila tetap berdiri kokoh sebagai Dasar Negara Indonesia yang tidak mudah untuk ditumbangkan, meski mendapat hantaman keras serta rongrongan dari bangsa lain.
Hari kesaktian Pancasila juga identik dengan peristiwa G 30 S PKI yang membekas dalam ingatan masyarakat Indonesia, dimana dalam peristiwa tersebut 7 orang perwira dan seorang anak kecil menjadi korban kekejaman Partai Komunis Indonesia (PKI).
Namun peristiwa tersebut tidak menyurutkan semangat nasionalisme bangsa Indonesia, bahkan menjadikan Indonesia semakin kuat menancapkan Pancasila Sebagai dasar negara dan butir-butir Pancasila sebagai acuannya.

Pj Bupati Bone Andi Winarno bersama Forkopimda Bone usai Upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila. (Foto: Wardah)
Saat diwawancarai, Pj Bupati Bone Andi Winarno Eka Putra menyampaikan, telah menjadi kewajiban kita sebagai warga negara Indonesia untuk menjaga dan mempertahankan Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia.
“Hari Pancasila dua kali diperingati, yang pertama hati kelahiran pancasila dan kedua hari kesaktian Pancasila, jadi kita harus memaknai pancasila sebagai ideologi negara kita dengan mempertahankannya sebagai dasar negara, kita ketahui setelah Indonesia merdeka banyak rongrongan yang datang, jadi semua elemen harus bersatu dalam bhineka Tunggal Ika yaitu berbeda-beda tetapi tetap satu,” ungkapnya, Selasa (1/10).
Andi Winarno mengingatkan, Pancasila harus dilestarikan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, agar negara Indonesia mampu sejajar dengan negara-negara maju tanpa harus menghilangkan nilai-nilai kesakralan Pancasila.
Ia mengajak kepada seluruh kawula muda sebagai bibit generasi penerus bangsa, agar dapat mempertahankan jati diri bangsa Indonesia yang disertai jiwa nasionalisme dengan menanamkan nilai nilai Pancasila di tengah tantangan kemajuan Dan perkembangan Tekhnologi.
“Dalam perkembangan tekhnologi di era digitalisasi, modernisasi, saya mengajak kepada seluruh generasi muda agar selalu menanamkan nilai-nilai pancasila, acara peringatan ini bukan hanya dimaknai secara seremonial, namun untuk mewujudkan semangat patriotisme khususnya kepada generasi muda, baik di sekolah-sekolah, mulai dari usia dini dari tahap Sekolah Dasar hingga ke jenjang yang lebih tinggi,” pungkas Andi Winarno. (WRD)






