Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 11 Sep 2021 22:04

Peringati September Berdarah, Organisasi Mahasiswa Dan Polres Bau-bau Gelar Doa Bersama


Peringati September Berdarah, Organisasi Mahasiswa Dan Polres Bau-bau Gelar Doa Bersama Perbesar

SULTRAKITA.COM, BAUBAU – Organisasi Mahasiswa Kota  Baubau, yang tergabung dalam organisasi KAMMI Kepton, PMII Baubau, GMNI Baubau bersama Kapolres Baubau menggelar doa bersama memperingati dua tahun meninggalnya dua orang mahasiswa UHO Kendari, Randi dan Yusuf.

Peristawa meninggalnya Randi-Yusuf yang dikenal sebagai peristiwa September berdarah inu diperingati setiap tahun oleh mahasiswa yang aktif menyuarakan aspirasi masyarakat.

Turut hadir dalam kegitan tersebut, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Baubau, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rio Tangkari, ketua Pengurus Daerah (PD) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kepulauan Buton (Kepton) Adi Majuun, ketua Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Baubau, Irfan Akmal dan sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Baubau, Hasbin di gedung Kemitraan Polres, Kota Baubau. Sabtu, 11 September 2021.

Dalam memperingati tragedi dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Randi-Yusuf yang meninggal saat unjuk rasa menolak RKUHP dan UU KPK yang digelar di depan Gedung DPRD Sulawesi Tenggara. Kamis (26/9/2019).

Baca juga :   Gubernur Ali Mazi Antar Kuliah pada Pelantikan Rektor dan Pejabat Lingkungan ITK Buton

Dalam sambutannya, Kapolres Baubau mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh OKP Baubau dalam mengenang kepulangan Randi-Yusuf merupakan pahlawan muda pembela reformasi dan meminta kepada para pemuda untuk mendukung program-program kerja Pemerintah serta tetap kritis dalam mengawal kebijakan Pemerintahan.

Disesi lain pada kegitan tersebut, Ketua PD KAMMI Kepton, Adi Majuun menyerahkan pernyataan sikap pada kasus hukum yang belum jelas terkait kematian Randi-Yusuf.

Ia berharap, kematian Randi-Yusuf tidak lagi terulang pada kasus-kasus tragis lainnya di Sultra.

“Semoga ini kasus yang terahir serta menekankan kepada Polri sebagai mitra OKP dalam menjaga NKRI senantiasa humanis dalam setiap aksi mengawal kebijakan pemerintah yang di bawa oleh kawan-kawan mahasiswa, karna kita semua menginginkan perubahan yang lebih baik untuk negeri ini,” pungkasnya. (AN)

Artikel ini telah dibaca 71 kali

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:30

PT Vale Luncurkan Beasiswa Mota’u untuk Generasi Unggul Morowali

17 September 2026 - 14:04

Pangdam XIV/Hasanuddin Kunker di Wakatobi, Perkuat Pengawasan Wilayah Kepulauan

16 September 2026 - 16:14

Perkuat Ketahanan Energi, PT Vale Integrasikan Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Inovasi Rendah Karbon

16 September 2026 - 16:00

PT Vale IGP Pomalaa Gencarkan Edukasi Pencegahan DBD dan TBC di Baula

16 September 2026 - 13:00

PT Vale Bersama BNN Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba dan HIV di SMK Negeri 9 Kolaka

16 September 2026 - 12:05

Trending di Berita Utama