Menu

Mode Gelap

Terbaru · 4 Jun 2020 14:27 WITA

Polres Wakatobi Salurkan Bantuan Beras Ke Masyarakat Terdampak Covid-19


 Polres Wakatobi Salurkan Bantuan Beras Ke Masyarakat Terdampak Covid-19 Perbesar

SULTRAKITA.COM, WAKATOBI – Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Wakatobi menyalurkan Bantuan 10 Ton Beras kepada 2000 Kepala Keluarga (KK) terdampak Pandemi Covid-19, yang tersebar di Delapan Kecamatan.

Bantuan beras dari  Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), mulai disalurkan Kamis 4 Juni. Setiap KK bakal menerima 5 Kilo Gram Beras jenis medium.

Kepala Kepolisian Resor (KaPolres) Wakatobi AKBP Anuardi, SIK menyebutkan, bantuan Beras dari Mabes Polri ini akan diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Delapan Kecamatan yakni 511 KK di Kecamatan Wangi-wangi Selatan,  647 KK di Kecamatan Wangi-wangi.

Berikutnya di Kecamatan Kaledupa sebanyak 315 KK, 167 KK di Kecamatan Kaledupa Selatan, 115 KK di kecamatan Tomia, 107 KK di Kecamatan Tomia Timur, serta 138 KK di Kecamatan Binongko dan Togo Binongko.

Lanjut AKBP Anuardi, guna memastikan bantuan tepat sasaran,  pihak Polres Wakatobi melalui Anggota Bhabinkamtibmas di setiap Polsek telah melakukan pendataan kepada KPM.

Pendataan tersebut bertujuan agar keluarga miskin terdampak Covid-19 yang belum menerima bantuan dari Pemerintah daerah maupun pemerintah pusat bisa terakomodir.

” Kami berharap bantuan tersebut dapat meringankan dan membantu warga yang terdampak Covid-19 di kabupaten Wakatobi, ” tutup AKBP Anuardi. (Man)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Asrun Lio Jabat Plh Sekda Sultra

6 April 2022 - 19:21 WITA

Jadwal Kapal Tertunda, Penumpang Cantika Lestari 8F Demo KSOP Kendari

10 Maret 2022 - 22:58 WITA

1.117 Napi Beragama Hindu dapat Remisi

3 Maret 2022 - 15:18 WITA

Pelatihan Pengambilan Sampel PCR Covid-19 Digelar Dinkes Kolaka

16 Februari 2022 - 15:07 WITA

Sekda Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas Lingkup Pemda Kolaka

2 Februari 2022 - 15:21 WITA

Muna Barat Jalin Kerjasama Pengembangan Inovasi Teknologi Pertanian

2 Juli 2021 - 07:11 WITA

Trending di Terbaru
error: Content is protected !!