Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 6 Mei 2026 15:01

PT Vale dan Puskesmas Pomalaa Gelar Layanan KIA, Cegah Stunting Sejak dalam Kandungan


PT Vale dan Puskesmas Pomalaa Gelar Layanan KIA, Cegah Stunting Sejak dalam Kandungan Perbesar

SULTRAKITA.COM, KOLAKA – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) IGP Pomalaa bersinergi dengan Puskesmas Pomalaa menggelar Layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) gratis di Puskesmas Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Rabu (6/5). Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Sosial Lingkungan “Kolaka Bersih, Sehat, dan Berdaya” ini difokuskan untuk mendeteksi secara dini kehamilan berisiko tinggi serta menangani berbagai gangguan kesehatan pada ibu dan bayi.

Program yang menghadirkan langsung dokter spesialis kandungan ini fokus pada deteksi dini kehamilan berisiko tinggi. Intervensi sejak dini di dalam rahim ini dinilai menjadi kunci utama melahirkan generasi masa depan Kolaka yang tangguh dan sehat.

​Dokter Spesialis Obgyn, dr. H. Marwan Abbas, Sp.OG, menjelaskan, pengawasan ketat pada fase kehamilan sangat krusial untuk mencegah terjadinya komplikasi saat persalinan. Salah satu yang paling diantisipasi adalah terhambatnya perkembangan janin.

​”Kalau perkembangan janin terhambat, bayi berisiko lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Nah, bayi yang lahir BBLR ini berpotensi besar mengalami stunting di kemudian hari. Lewat program ini, kita memotong rantai stunting itu sejak dari dalam kandungan,” tegas dr. Marwan di sela-sela pemeriksaan.

Baca juga :   Wujudkan Senyum Ceria Penerus Masa Depan, PT VaIe dan PDGI Lutim Gelar Operasi CBL bagi Anak-anak

​Puluhan ibu hamil mendapatkan layanan ultrasonografi (USG) gratis untuk melihat secara riil perkembangan janin.

​Tidak sekadar memeriksa, tim medis juga langsung menyusun rencana intervensi jika ditemukan indikasi gangguan pertumbuhan pada janin. Mulai dari masuk dalam program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) hingga penanganan preventif terhadap gejala anemia pada ibu.

​dr. Marwan mengapresiasi keberlanjutan program stimulus dari PT Vale ini. Menurutnya, perluasan cakupan layanan kesehatan maternal dan neonatal seperti ini harus dijaga ritmenya agar dampaknya semakin masif dirasakan masyarakat lingkar tambang.

​”Harapan besar kita tentu pelayanan ini bisa terus berlanjut dan diperluas cakupannya. Muara utamanya adalah penurunan angka kematian ibu dan bayi secara signifikan di wilayah ini,” pungkasnya.

​Melalui pendampingan intensif dan pemeriksaan rutin ini, sinergi multi-pihak di Pomalaa ini optimis mampu mewujudkan kehamilan yang aman, persalinan yang sehat, sekaligus mencetak generasi bebas stunting sejak fajar pertama kehidupan mereka. (bak)

 

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

PT Vale Bersama Kodim 1412 dan Pemkab Kolaka Wujudkan Hunian Layak dan Perkuat Akses Kesehatan

23 Agustus 2026 - 18:15

IPIP Bantu Penanganan Kebakaran Lahan di Desa Sopura, 11 Personel dan Dua Unit Damkar Dikerahkan

21 Agustus 2026 - 15:50

Dorong Serapan Lulusan ke Dunia Kerja, SMKN 9 Kolaka Perkuat Kolaborasi Industri 

19 Agustus 2026 - 21:16

Dikbud Sultra Apresiasi SMKN 9 Kolaka Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Industri

19 Agustus 2026 - 19:29

UT School Kolaka Wisuda 23 Peserta Mekanik, Siapkan SDM untuk Industri

19 Agustus 2026 - 15:33

Dorong Hubungan Industrial yang Harmonis, Strategis dan Berkeadilan, PT Vale Persiapkan Perundingan PKB ke-22

19 Agustus 2026 - 15:04

Trending di Berita Utama