Menu

Mode Gelap

Terbaru · 20 Feb 2019 07:44

Sukseskan STTDB, BPBD Akan Kerja Sama dengan Dikbud Sultra


 Net/Ilustrasi Pendidikan Perbesar

Net/Ilustrasi Pendidikan

SULTRAKITA.COM, KENDARI – Mensukseskan program Sekolah Tangguh Tanggap Darurat Bencana (STTDB), Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) akan melakukan kerja sama dengan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra.

Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tenggara Boy Ikhwansah mengatakan, saat ini pihaknya sedang berupaya merealisasikan program sekolah tangguh. Rencananya, BPBD akan bekerjasama dengan Dikbud Sultra dalam rangka melakukan sosialisasi di setiap sekolah untuk menciptakan Sekolah Tangguh Tanggap Bencana.

“Sebenarnya dalam penanganan bencana menjadi urusan wajib untuk di daerah. Artinya semua pihak harus bertanggung jawab dengan adanya penanggulangan bencana,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, dalam program yang akan dilakukan, BPBD akan memberikan pemahaman terhadap siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tentang penanganan bencana. Di dalam program tersebut, akan ada sesi permainan dan aplikasi, sehingga seluruh siswa bisa mengerti dan tangguh dalam menghadapi bencana.

“Kami akan berikan pemahaman terutama pada usia dini seperti pada SD dan SMP. Saat ini, kami sudah buatkan program penanganan bencana dan format dalam sisi permainan dan aplikasinya, agar semua siswa di lingkup sekolah bisa tangguh bila terjadi bencana,” jelasnya.

Baca juga :   Tingkatkan Pelayanan, Hotel Zenith Kerjasama dengan Maestro 

Untuk itu BPBD Provinsi akan melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengenai metode pembelajaran dalam pemberian materi Mitigasi.

“Dengan materi Mitigasi ini, kami berharap anak usia dini mengerti akan tanggap bencana sewaktu-waktu jika terjadi bencana dikemudian hari. Mudah-mudahan dengan tersosialisanya materi Mitigasi ini, masyarakat kita akan lebih siap dalam ketika terjadi bencana (Evakuasi Mandiri) dan masyarakat tidak lagi kebingungan lagi karena mempunyai bekal,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara mengungkapkan, sebenarnya untuk Sekolah tangguh tanggap darurat bencana itu sebenarnya merupakan program nasional dibidang pendidikan. Salah satu jalur yang paling tepat adalah dimasukkan dalam bagian pembelajaran dilingkup sekolah.

“Pak Menteri Dalam Negri (Mendagri) sudah melayangkan surat yang ditujukan kepada Gubernur diseluruh Indonesia untuk penguatan penyelenggaraan penanggulangan bencana di daerah. Tujuannya adalah agar anak sekolah dini paham bagaimana melakukan Mitigasi yang nantinya jika terjadi bencana alam dan bisa melakukan antisipasi dini sehingga bisa mengurangi korban,” imbuhnya.

Baca juga :   Peduli Pendidikan, Antam Bantu Komputer Sekolah di Pomalaa

Misalnya saja, di dalam program Mitigasi seluruh siswa akan dilatih untuk menjauh dari pinggiran pantai, jika sewaktu-waktu terjadi Tsunami. Untuk materi Mitigasi ini akan dimasukan dalam Kurikulum pembelajaran.

“Untuk saat ini, sebenarnya kami baru sampaikan kepada beberapa orang di lingkup BPBD dan sudah kami lakukan koordinasi. Tetapi nanntinya akan ada tindaklanjut, ketika sudah ada kajian teknis dari pihak kurikulum untuk memasukan materi Mitigasi dalam pembelajaran. Dalam pelajaran fisika, Geografi, dan Ilmu Bumi sebenarnya materi Mitigasi ini sudah bisa untuk disisipkan atau mantinya akan disipkan pada mata pelajaran Muatan Lokal (Mulok),” pungkasnya. (bung)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Tim Penilai PKK Koltim Lakukan Penilaian di Desa Lalosingi

14 Juni 2024 - 22:27

Pemkab Koltim Fokus Tingkatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi

4 Juni 2024 - 20:21

PT Vale Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Luwu

7 Mei 2024 - 12:17

Peringati Hari Ibu, Sekda Sultra Ajak Semua Pihak Hargai Perjuangan Perempuan

23 Desember 2023 - 07:51

Kelola Sampah secara Terpadu, Antam Gagas Program Momahe

11 Desember 2023 - 17:31

sultrakita.com, Pengelolaan Sampah Antam

Serikat Pekerja PT Antam UBPN Kolaka Bantu Rakyat Palestina

8 Desember 2023 - 17:17

Trending di Terbaru