Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 7 Apr 2025 18:11

Sulsel Surplus Beras, Bone Jadi Sentra Pertanian Unggulan


Sulsel Surplus Beras, Bone Jadi Sentra Pertanian Unggulan Perbesar

SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman melakukan Panen Raya Padi serentak di Kabupaten Bone tepatnya di Desa Samaelo Kecamatan Barebbo, Senin (7/4).

Panen raya ini serentak dilaksanakan di 14 provinsi di Indonesia termasuk Sulawesi Selatan bersama presiden RI Prabowo Subianto via zoom.

Diketahui Kabupaten Bone dikenal sebagai salah satu penghasil Padi terbesar di Indonesia dan masuk lima besar nasional.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memimpin langsung panen raya di Bone didampingi Wakil Ketua DPRD Sulsel, Yasir Mahmuda, serta BPMP, Bulog, BBWS, BPS, Polda, dan Pangdam Hasanuddin serta jajaran Forkopimda Bone juga Anggota DPRD Bone.

Dalam sambutannya, Gubernur menyoroti lonjakan produksi beras terhitung April 2025, 205 ribu ton hasil panen naik 1.000% dari periode sebelumnya, dengan 176 ribu hektar lahan produktif di Bone. Ia juga mengapresiasi TNI-Polri yang siaga membantu pengamanan distribusi.

Namun, ia juga mengingatkan tantangan
Petani yang saat ini masih menghadapi masalah pemasaran, ia meminta Bulog harus siap menyerap hasil panen dan jaga harga stabil agar petani sejahtera, sesuai demgan harga yang telah ditetapkan presiden Prabowo Subianto dengan menaikkan harga eceran beras sebesar 6500.

Baca juga :   UKT Tidak Dinaikan, Burhanuddin Saputu Apresiasi Rektor UHO

Nantinya Gubernur Sulsel juga bakal membagikan 200 Benih Beras Andalan kepada para petani, Sebagai bentuk dukungan, harapannya, benih ini bisa meningkatkan produktivitas dan kualitas panen di masa depan.

“Sulsel harus jadi percontohan nasional!,dengan dukungan semua pihak, kita bisa wujudkan ketahanan pangan yang kuat,” tegas Gubernur.

Kepala Badan Perakitan dan Modernisaai Pertanian (BPMP ) Sulsel Fajry Djufry menyatakan optimisme bahwa Sulawesi Selatan bakal jadi percontohan pangan nasional, sebab memiliki kabupaten Bone yang tinggi produksi berasnya sehingga menjadi sentra pertanian unggulan.

“Alhamdulillah, Sulsel selalu surplus beras dengan kualitas terbaik di Indonesia, rata-rata surplus 1,7 ton, Tak heran banyak daerah lain yang mengambil pasokan beras dari Bone karena kualitasnya,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, mengingatkan pentingnya penguatan hilirisasi di Kabupaten Bone dalam mendukung ketahanan pangan terutama padi.

“Kita kuat di produksi, tapi perlu intervensi lebih besar dalam pengolahan gabah menjadi beras siap konsumsi, ” ungkapnya. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 236 kali

Baca Lainnya

Kurang dari 24 Jam, Polisi Bekuk Terduga Pelaku Curanmor di Koltim

15 September 2026 - 20:45

Program Pangan dan Kemaritiman PT Vale Raih Dua Gold Awards InTechSEA 2026

15 September 2026 - 16:25

Antam Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

14 September 2026 - 10:09

PT ANTAM (Persero) Tbk UBP Nikel Kolaka Raih Tiga Platinum ENSIA Award 2026

12 September 2026 - 18:05

Bupati Bone Dorong Revolusi Pertanian, Teknologi Jadi Kunci Dongkrak Produksi dan Kesejahteraan Petani

10 September 2026 - 15:27

FKPPAT UBPN Kolaka 2026 Dikukuhkan, Wujudkan Organisasi yang Solid, Kompeten dan Kontributif

5 September 2026 - 12:05

Trending di Berita Utama