Menu

Mode Gelap

Terbaru ยท 25 Jul 2018 04:19

TIDAK SESUAI SOP, PROGRAM TIGA DOKTER AHLI TIAP KECAMATAN BATAL DILAKUKAN


TIDAK SESUAI SOP, PROGRAM TIGA DOKTER AHLI TIAP KECAMATAN BATAL DILAKUKAN Perbesar

 

SULTRAKITA.COM, WAKATOBI – Satu lagi Program Wakatobi Bersinar yang tidak direalisasikan. Kali ini Program Tiga Dokter Spesialis di setiap Kecamatan. Akibat terkendala aturan (SOP), Program unggulan Arhawi-Ilmiati Daud itu batal dilakukan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wakatobi (Sekda Wakatobi) Muh Ilyas Abibu menyebutkan sesuai Standar Operasional Prosedural (SOP), standarisasi pelayanan dokter ahli secara permanen hanya bisa dilakukan di rumah sakit (RSUD-Red), sementara untuk pelayanan kesehatan di Puskemas cukup dilakukan oleh Dokter Umum dan Dokter Gigi.

“Karena kalau misalnya dokter ahli secara apa namanya, secara permanen tinggal harus di rumah sakit, karena itu SOP. SOP di Puskesmas itu tidak ada dokter ahli cukup dokter umum dan dokter gigi,” kata Muh Ilyas Abibu saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Disamping itu, keterbatasan fasilitas yang dimiliki Puskesmes, menjadi salah satu kendala yang dihadapi dalam merealisasikan Program Tiga Dokter Spesialis setiap kecamatan.

“Tidak ada rontgen, tidak ada USG, tidak ada pemeriksaan lab lengkap, semua tidak ada disana sebab dokter ahli itu bisa berfungsi dengan optimal apabila di dukung dengan itu (Peralatan-Red), kalau tidak ada biar dia ahli seperti apa dia tidak akan bisa berbuat apa-apa,” jelas Muh Ilyas Abibu.

Baca juga :   Babinsa Koramil Kabaena Beri Motivasi Pedagang Pasar Teomokole

Meski demikian pelayanan kesehatan oleh dokter ahli masih bisa dirasakan oleh masyarakat. Para Dokter Spesialis itu, kata Muh Ilyas akan melakukan kunjungan setiap bulan di Puskesmas.

“Tinggal strateginya, strateginya itu kunjungan, melaksanakan kunjungan, artinya dokter-dokter ahli yang dijanjikan itu melakukan kunjungan ke puskesmas dalam rangka memberikan pelayanan setiap bulan,” kata Ilyas.

Disamping itu untuk tetap memberikan pelayanan dokter ahli kepada masyarakat khususnya di Tomia dan Binongko, pihak Pemda berencana akan membangun Rumah Sakit di Pulau Tomia.

“Minimal rumah sakit tipe D, tahun 2019 kita akan dapat alokasi untuk pembangunan rumah sakit di pulau tomia paling tidak akan melayani Binongko dan Tomia. Kaledupa akan dilayani disini,” tambahnya.

Ditempat terpisah, Muliadin Plt Kepala Dinas Kesehatan saat dikonfirmasi (Selasa, 24/7) menyebutkan layanan dokter keliling sebagaimana dimaksud dilakukan delapan kali setiap tahun (dua kali setiap pulau). Sedangkan untuk penempatan Dokter Spesialis hanya bisa dilakukan di tingkatan rujukan dalam hal ini RSUD Wakatobi.

“Puskemas itu pelayanan dasar. Dokter Spesialis itu Pelayanan rujukan, penempatannya di rumah sakit,” tutup Muliadin

Program Tiga Dokter Spesialis merupakan salah satu Program Unggulan Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi (Arhawi-Ilmiati Daud), di Pilbub Wakatobi 2015. Dalam visi misi disebutkan Program Kesehatan Bersinar yaitu Layanan Kesehatan Tiga Dokter Spesialis (Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Tekanan Darah Tinggi dan Spesialis Kandungan) disetiap kecamatan. (Man)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kampanye Narasi Keberlanjutan, PT Vale Tegaskan Komitmen Good Mining Practices dan Keterbukaan Informasi Lewat Uji Kompetensi Wartawan

3 Februari 2026 - 21:13

PT Vale IGP Pomalaa Dorong Nilai Tambah Kakao Melalui Pelatihan Pengolahan di Desa Silea

2 Oktober 2025 - 12:02

Meriahkan HUT RI, Dispora Kolaka Gelar Lomba Tarik Tambang

14 Agustus 2025 - 19:21

Diduga Ada Unsur Kesengajaan, Bakar Sampah Jadi Teror Ke Tetangga di Bukaka

12 Agustus 2025 - 06:58

BPBPK Sultra Tinjau Langsung Lokasi Pembangunan SPAM IKK Ladongi

1 Agustus 2025 - 18:15

Pengurus Baru Dilantik, PGRI Kolaka Berjuang Tingkatkan Kualitas Pendidikan

24 Juli 2025 - 15:27

Trending di Berita Utama