Menu

Mode Gelap

Terbaru · 7 Mar 2018 11:26

Yuddy Chrisnandi Dinilai Tepat Melanjutkan “Tradisi” Kepemimpinan JK


 Yuddy Chrisnandi Dinilai Tepat Melanjutkan “Tradisi” Kepemimpinan JK Perbesar

SULTRAKITA.COM, Jakarta – Yuddy Chrisnandi (YCH) dinilai tepat melanjutkan tradisi kepemimpinan Bapak Jusuf Kalla (JK). Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Solidaritas Pemersatu Bangsa Indonesia (SPBI), Iswadi, M.Pd kepada wartawan Rabu (07/03).

Menurut Tokoh Muda Aceh yang kini menjadi Akademisi di Jakarta ini, YCH merupakan salah satu kader terbaik JK. Apalagi mereka telah bersama dalam organisasi maupun kegiatan selama 20 tahun. “Yuddy Chrisnandi memiliki sifat kenegarawan yang cukup bagus seperti sifat kenegarawan yang dimiliki oleh JK karena YCH merupakan salah satu kader terbaik JK,” ujar Iswadi.

Mantan Dekan III FKIP Universitas Serambi Mekkah Aceh tersebut menjelaskan, YCH belajar dari JK sejak muda hingga menjadi anggota DPR RI, menteri dan duta besar (Dubes) Ukraina saat ini. Kedepan sangat memungkinkan YCH menjadi pengganti JK sebagai Wapres RI pada Pilpres 2019.

Mahasiswa Program Doktoral Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta tersebut menambahkan, peran JK dalam pengusungan YCH di Pilpres mendatang sangat menentukan. Sebab, suara JK di partai khususnya Golkar besar. “Dengan siapa YCH berpasangan di Pilpres 2019, tergantung pada keputusan JK. Dengan siapa pun sangat memungkinkan, karena selain loyal pada JK, YCH juga memiliki segudang prestasi yang patut diacungi jempol,” ungkapnya.

Baca juga :   Pariwisata Wakatobi Masuk Nominasi Anugerah Pesona Indonesia 2020

Pria kelahiran Aceh tersebut menjelaskan, di negara bekas komunis seperti Ukraina saja, YCH mampu mendirikan masjid hingga monumen. Bahkan sebelumnya ketika menjabat sebagai Menpan RB, YCH mampu menghemat anggaran negara yang besar melalui regulasi, manajemen, dan birokrasi yang profesional. Selain prestasi yang cukup mumpuni, YCH juga memiliki sikap yang pro rakyat. Ketika menjabat sebagai anggota DPR RI, YCH dengan tegas menolak kenaikan harga BBM meskipun waktu itu Golkar sebagai partai pengusungnya berkoalisi dengan pemerintah. “Selain itu, YCH sangat berjiwa besar. Jarang sekali ada orang yang mau dari Menteri menjadi Dubes,” katanya.

Iswadi menjelaskan bahwa meskipun YCH saat ini berdomisili di Ukraina, komunikasi YCH dengan JK dan masyarakat Indonesia sangat bagus. Hal tersebut dibuktikan oleh banyaknya relawan yang sudah bermunculan untuk memenangkan YCH sebagai Wapres RI di Pilpres 2019, diantaranya relawan SPBI, Gerak Cepat Gerbong Rakyat (GEGER), Poros Muda Indonesia, dan Generasi Muda Indonesia. Kesemua relawan tersebut terbentuk atas inisiatif rakyat Indonesia dan dikoordinir secara mandiri.

Baca juga :   Ali Mazi : Pengelolaan Sampah Tanggung Jawab Bersama  

Ketua relawan Jokowi-JK Aceh ini menambahkan bahwa kunci Pilpres 2019 ada pada JK dan YCH. “Dengan siapa pun YCH diperintahkan oleh JK untuk berpasangan insya Allah akan menang,” tutup Iswadi. (sar)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Peringati Hari Ibu, Sekda Sultra Ajak Semua Pihak Hargai Perjuangan Perempuan

23 Desember 2023 - 07:51

Kelola Sampah secara Terpadu, Antam Gagas Program Momahe

11 Desember 2023 - 17:31

sultrakita.com, Pengelolaan Sampah Antam

Serikat Pekerja PT Antam UBPN Kolaka Bantu Rakyat Palestina

8 Desember 2023 - 17:17

PT Vale Raih CSA Awards 2023 Kategori The Best Materials Sector on the Main Board

24 November 2023 - 14:15

CSA Award

Pusat Karir USN Kolaka Gelar Pelatihan Penulisan Artikel bagi Mahasiswa

18 November 2023 - 17:32

Pusat Karir USN Kolaka Gelar Pelatihan Penulisan Artikel bagi Mahasiswa

PT Vale Raih Peringkat Gold Laporan Keberlanjutan Terbaik di Asia Sustainability Reporting Rating 2023

7 November 2023 - 14:45

Wakil Presiden Direktur PT Vale Adriansyah Chaniago
Trending di Terbaru