Cegah Stunting Sejak Dalam Kandungan, PT Vale dan Puskesmas Baula Perkuat Pemeriksaan Ibu Hamil
SULTRAKITA.COM, BAULA – Upaya pencegahan stunting tidak hanya dilakukan setelah anak lahir, tetapi harus dimulai sejak masa kehamilan. Kesadaran inilah yang mendorong PT Vale Indonesia IGP Pomalaa bersama Puskesmas Baula menggelar layanan kesehatan ibu dan anak (KIA) gratis bagi masyarakat Kecamatan Baula, Jumat (5/6).
Melalui program sosial lingkungan “Kolaka Bersih, Sehat, dan Berdaya”, layanan tersebut difokuskan pada pemeriksaan ibu hamil untuk mendeteksi secara dini berbagai risiko kehamilan yang berpotensi memengaruhi kesehatan ibu maupun janin.
Dalam kegiatan itu, masyarakat mendapat kesempatan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kandungan. Pemeriksaan dilakukan untuk mengidentifikasi kemungkinan komplikasi kehamilan serta gangguan pertumbuhan janin yang dapat berdampak pada kondisi bayi saat lahir.
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. H. Marwan Abbas, mengatakan pemantauan kesehatan ibu hamil secara berkala menjadi langkah penting untuk mencegah berbagai risiko yang dapat muncul selama kehamilan.
Menurutnya, salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah terhambatnya pertumbuhan janin dalam kandungan. Jika tidak terdeteksi sejak dini, kondisi tersebut dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah.
“Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah memiliki risiko lebih besar mengalami gangguan tumbuh kembang, termasuk stunting,” ujarnya.
Karena itu, pemeriksaan rutin selama masa kehamilan dinilai menjadi salah satu strategi paling efektif untuk memastikan kondisi ibu dan janin tetap sehat hingga proses persalinan.
dr. Marwan juga mengapresiasi komitmen PT Vale dalam mendukung layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah lingkar tambang. Menurutnya, program seperti ini dapat membantu memperluas akses layanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak ibu hamil yang memperoleh pendampingan dan pemeriksaan kesehatan yang memadai.
“Harapan besar kita tentu pelayanan ini bisa terus berlanjut dan diperluas cakupannya. Muara utamanya adalah penurunan angka kematian ibu dan bayi secara signifikan di wilayah ini,” katanya.
Melalui pendekatan pencegahan sejak masa kehamilan, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesehatan ibu dan bayi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menekan angka stunting di Kabupaten Kolaka. Dengan deteksi dini dan pendampingan yang tepat, peluang lahirnya generasi yang lebih sehat dan berkualitas semakin terbuka.(bak)







