SULTRAKITA.COM, KOLAKA — Suasana haru dan bahagia mewarnai pelepasan 439 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kolaka Tahun 1446 H/2025 M di Islamic Center, Selasa (20/05).
Pelepasan JCH dihadiri Bupati Kolaka beserta Forkopimda, momen ini menandai dimulainya perjalanan spiritual para “tamu Allah” menuju Tanah Suci.
Dari 439 jamaah (160 laki-laki dan 279 perempuan), dua nama menarik perhatian, yaitu Nia Ramadani (19 tahun), Jamaah termuda asal Desa Towua, Kecamatan Wundulako dan Muhammad Sarudji (101 tahun) Jamaah tertua dari Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka.
Perbedaan usia yang ekstrem ini menjadi bukti bahwa ibadah haji adalah impian semua umur, dari remaja yang baru memulai hidup hingga kakek yang menyempurnakan rukun Islam di usia senja.
Dalam sambutannya, Bupati Kolaka H Amri menyatakan, pemerintah daerah telah menyiapkan segala kebutuhan jamaah dengan serius untuk memastikan kelancaran ibadah.
“Menjadi tamu Allah adalah anugerah tak ternilai. Kami berdoa agar seluruh jamaah diberikan kelancaran, keselamatan, dan pulang sebagai haji mabrur yang membawa berkah bagi Kolaka,” ujarnya.
Sebelum para jamaah berangkat, Bupati Kolaka berpesan agar selalu menjaga niat, kesehatan, dan kekhusyukan.
“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tapi juga penyucian jiwa.” singkatnya. (MN)






