SULTRAKITA.COM, KENDARI – Sebanyak 456 Kepala Sekolah (Kasek) di Provinsi (Prov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti Seleksi Program Sekolah Penggerak.
Seleksi Program Sekolah Penggerak yang diikuti para Kepala Sekolah dari tiga Kabupaten Kota Se Sultra ini, merupakan Program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendikan dan kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov Sultra Asrun Lio menyebutkan, peminat program Sekolah Pengerak ini sangat besar, ini terlihat dari tingginya Animo Para Kepala Sekolah (Kasek) yang mendaftar.
” Untuk tahun 2021 Sultra mendapat 3 kabupaten prioritas program sekolah penggerak ini, data terakhir menunjukan 456 kepala sekolah yang telah mendaftar, ” ungkap Asrun Lio
Asrun menjelaskan, meski diminati banyak kepala sekolah, namun Program Sekolah Penggerak ini sangat selektif, quota bakal ditentukan melalui berbagai tahapan.
Yang pertama para Kasek dari tiga Kabupaten Kota yakni Kabupaten Bombana, Buton Tengah dan Kolaka Utara diwajibkan mendaftarkan sekolahnya masing-masing, jika memenuhi syarat, maka para Kasek akan mengikuti Tahapan seleksi.
Seleksi pertama berlangsung hari ini, Jumat (12/03), yakni Tes holistik, Tes kemampuan verbal, serta Tes kemampuan kuantitatif Dan penalaran.
Selanjutnya, Kasek yang lulus seleksi pertama, akan mengikuti seleksi kedua yakni Simulasi. Pada tahapan ini Para Kasek akan diberikan beberapa kasus dalam simulasi pengajaran.
Kemudian Tes ketiga yaitu wawancara, tahapan ini merupakan penentuan layak atau tidaknya Sekolah tersebut mendapatkan Program Sekolah Penggerak dari Kemendikbud.
” Harapan kami, setelah mendapat Program Sekolah Penggerak ini, kepala sekolah dapat memanajemen sekolahnya sebaik mungkin, sehingga ada peningkatan SDM, selanjutnya SDM disultra ini bisa banyak mempengaruhi pembangunan negara, ” tutupnya. (RN)






