Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 10 Des 2021 19:19 WITA

PT Vale Rencanakan Rebuild Furnace 4


 PT Vale Rencanakan Rebuild Furnace 4 Perbesar

SULTRAKITA.COM, SOROWAKO – PT Vale Indonesia Tbk  melakukan rebuild furnace 4 pada pertengah Desember 2021 atau tepatnya pada 14 Desember mendatang.

Rebuild Furnace 4 tersebut dilakukan untuk perawatan skala besar dalam mendukung rencana produksi perseroan mencapai 90 kilo ton per tahun pada tahun 2023.

Senior Project Manager PT Vale Indonesia Tbl, Wafir mengatakan, Rebuild Furnace 4 sejalan dengan strategi perusahaan dalam keberlanjutan operasi dan integritas fasilitas produksi nikel.

“Perawatan skala besar ini sejalan dengan target perseroan untuk meningkatkan produksi pada 2023 sebesar 90 kilo ton per tahun. Proses pengerjaan Rebuild Furnace 4 ditarget selesai dalam lima bulan,” katanya.

Dia menjelaskan, Rebuild Furnace 4 terbagi dalam enam fase yakni; Detail Engineering Design (Oktober 2019-Juli), procurement (Mei 2020- Desember 2021), aktivitas pre- shutdown (Februari-November 2021), aktivitas shutdown (Desember 2021-Mei 2022), heating up dan ramp up (Juni-Agustus 2022) dan project hand over (September 2022).

Menurutnya, dengan adanya aktivitas ini, maka akan dapat dilihat nantinya improvement di beberapa area dibandingkan dengan furnace yang ada saat ini. Sedangkan aspek safety project ini memerlukan perhatian khusus terdapat di fase pre-assembly, konstruksi, commissioning dan heating up/ramp up.

Wafir menuturkan, jika pelaksanaan project juga mengikuti prokes COVID-19. Langkah-langkah yang dilakukan di antaranya dengan pengaturan jam kerja maksimal per minggu dengan kontrol terhadap jam istirahat bagi pekerja, monitoring harian kondisi fisik dan psikologis pekerja, pekerja wajib telah mendapatkan vaksin dua kali. “Selain itu, project akan mendata dan screening karyawan yang belum vaksin dan mengkoordinirnya. Secara berkala akan dilakukan monitoring kondisi paparan COVID-19 ke semua karyawan,” ungkap Wafir.

Rebuild Furnace 4 tidak saja berdampak pada operasional produksi PT Vale Indonesia Tbk yang tahun ini dikisaran 64.000 ton. Tapi juga dalam sisi mendukung peningkatan ekonomi masyarakat, karena proses Rebuild Furnace 4 membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

“Kami melibatkan sebanyak 1.700 tenaga kerja baik dari lokal, nasional maupun internasional. Tentu ini juga menjadi bagian tujuan perusahaan dimana Vale hadir untuk meningkatkan kualitas hidup dan membangun masa depan yang lebih baik. Bersama,” ungkap CEO PT Vale Indonesia Tbk, Febriany Eddy.
Febriany Eddy memaparkan,jika pihaknya percaya penambangan penting untuk perkembangan dunia.

“Kita hanya dapat berkontribusi untuk masyarakat jika kita menghasilkan kesejahteraan bagi semua serta menjaga kelestarian bumi,” paparnya.

Data volume produksi PT Vale Indonesia Tbk dalam kurun waktu lima tahun terakhir dalam satuan metrik ton. Pada 2016 volume produksi mencapai 77.581 metrik ton, pada 2017 produksi mencapai 76.807 metrik ton, 2018 volume produksi mencapai 74.806 metrik ton, 2019 produksi perseroan mencapai 72.044, dan pada 2020 volume produksi mencapai 72.237 metrik ton. (rls)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

BPS Mulai Lakukan SP2020 Lanjutan

17 Mei 2022 - 14:56 WITA

2022, Tujuh Daerah di Sultra Akan Dipimpin Pejabat Sementara

16 Mei 2022 - 17:35 WITA

Pj Sekda Pemprov Sultra, Drs Asrun Lio MHum PhD

Seleksi Sekda Kota Kendari Dimulai, Tujuh Kandidat Siap Tarung

16 Mei 2022 - 17:30 WITA

Sampaikan Visi dan Misi, Erman Siap Melayani Masyarakat Demi Terwujudnya Desa Yang Maju

14 Mei 2022 - 20:20 WITA

Permudah Akses Nomor Induk Kependudukan, Dikbud dan Disdukcapil Sultra Jalin Kerjasama

13 Mei 2022 - 15:53 WITA

Gubernur Sulsel Puji Komitmen dan Kontribusi PT Vale

13 Mei 2022 - 13:27 WITA

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!