SULTRAKITA.COM, Jakarta – Setelah melalui proses penilaian yang cukup ketat, panitia mengumumkan peserta terpilih dalam sayembara penulisan cerpen berbasis pantun lokal untuk menangkal radikalisme tahun 2018. Penilaian yang dilaksanakan 19 Februari 2018 di Kendari itu menghasilkan 5 orang guru pemenang.
Kegiatan sayembara ini merupakan bagian dari proyek Civil Society Capacity Building (SCCBI) atas kerjasama antara Lembaga Penelitian Pengembangan Pendidikan dan Sosial (LIPPOS) dengan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta.
Tujuan sayembara ini adalah menjaring guru-guru SD kelas IV, V, dan VI untuk bergerak bersama mencegah gerakan dan paham radikalisme. “Radikalisme adalah fenomena yang mengganggu kedamaian dan ketentraman masyarakat. Oleh karena itu, salah satu langkah yang kami tempuh adalah dengan transformasi pantun lokal menjadi cerpen deradikalisme yang selanjutnya diajarkan kepada siswa SD” ujar Sarmadan selaku Direktur Eksekutif LIPPOS.
Ia melanjutkan bahwa pantun lokal banyak mengandung nilai-nilai dan ajaran-ajaran perdamaian. “Diharapkan dengan pengembangan pantun yang sarat dengan nilai-nilai karakter bangsa akan dapat menumbuh-kembangkan naluri kemanusiaan yang penuh dengan rasa hormat menghormati, kasih sayang, cintai damai, toleransi, persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI” tegas Sarmadan.
Indikator penilain dari pihak panitia, yaitu 1) kelengkapan aspek formal cerpen, 2) kelengkapan unsur intrinsik cerpen, 3) keterpaduan unsur/struktur cerpen, 4) kesesuaian penggunaan bahasa cerpen, dan 5) kesesuaian tema dan karangan cerpen dengan tema deradikalisme. Adapun juri dalam sayembara ini adalah Sarmadan, S.Pd., M.Pd., Fenandes Arung, S.Pd., M.Pd., dan Zakridatul Agusmaniar Rane, S.Pd., M.A.
Zakridatul Agusmaniar Rane selaku salah satu juri mengungkapkan bahwa semua peserta memiliki kemampuan baik dalam menulis. “Kami cukup kesulitan dalam memlilih 5 peserta terbaik, tetapi pada akhirnya kami tetap akan memilih yang terbaik dari beberapa peserta” ujar Zakridatul.
Adapun pemenangnya adalah sebagai berikut:
1. WA SREE GALUATRY RACHMAN, S.Pd., M.Pd. (SDN 8 Tongkuno, Kabupaten Muna)
2. SAMUDIN, S.Pd. (SDN 3 Baubau, Kota Baubau)
3. UKASNO, S.Pd. (SDN 2 Lalombaa, Kabupaten Kolaka)
4. MULIANA, S.Pd., (SDN 2 Lalombaa, Kabupaten Kolaka)
5. SRY NURFATMI, S.Pd. (SDN 14 Sikeli, Kab. Bombana)
Para pemenang sayembara selanjutnya akan mengikuti pelatihan di salah satu hotel di Kendari selama 2 hari. “Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan pendalaman materi tentang kiat-kiat deradikalisme, teknik menulis cerpen deradikalisme, serta prosedur publikasinya” tutup Sarmadan.






