SULTRAKITA.COM, KOLAKA TIMUR — Dalam upaya memperkuat layanan kesehatan di wilayah timur Indonesia, Tim Teknis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Kementerian PPN/Bappenas melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke lokasi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolaka Timur, Rabu (4/12).
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan peningkatan status RSUD Kolaka Timur dari tipe D menjadi tipe C, yang akan dilengkapi dengan fasilitas medis canggih untuk penanganan penyakit serius seperti kanker, jantung, dan saraf, serta layanan kesehatan ibu dan anak.
Pembangunan RSUD Kolaka Timur yang berlokasi di Desa Orawa Kecamatan Tirawuta ini, diharapkan rampung pada akhir 2025.
Ketua Tim Teknis Kemenkes Dr Agus Purba menegaskan, Kemenkes telah mengalokasikan anggaran besar untuk pembangunan infrastruktur dan pengadaan alat kesehatan mutakhir.
“Kami tidak hanya membangun gedung, tetapi juga menyiapkan peralatan canggih seperti CT Scan Kepala yang akan hadir tahun depan, serta MRI dan Cafplated pada tahun-tahun berikutnya,” tegasnya
Dr Agus juga menyampaikan bahwa peningkatan status rumah sakit ini akan menjadi lompatan besar bagi pelayanan kesehatan di Kolaka Timur, terutama dalam menangani kasus-kasus kesehatan yang selama ini harus dirujuk ke rumah sakit besar di kota lain.
“Dengan status tipe C, RSUD Kolaka Timur akan menjadi pusat rujukan kesehatan di wilayah ini. Masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke kota besar untuk mendapatkan layanan kesehatan berkualitas,” tambahnya.
Pemerintah Daerah Kolaka Timur menyambut baik langkah ini dan berkomitmen untuk mendukung percepatan pembangunan.
Sekretaris Daerah Kolaka Timur menyampaikan, dengan adanya RSUD Kolaka Timur yang dilengkapi fasilitas canggih, diharapkan angka kematian akibat penyakit serius seperti kanker dan jantung dapat ditekan, serta layanan kesehatan ibu dan anak semakin terjangkau.
“Kami siap bekerja sama dengan Kemenkes dan Bappenas untuk memastikan proyek ini selesai tepat waktu demi kesejahteraan masyarakat,” singkatnya. (MN)






