SULTRAKITA.COM, JAKARTA — Wakil Bupati (Wabup) Bone, Andi Akmal Pasluddin, mengambil peran aktif dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor membahas percepatan penyelesaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Palattae.
Rakor yang digelar di Ruang Rapat Prambanan, Gedung Ditjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan, Rabu (14/5) ini, merupakan tindak lanjut permohonan persetujuan substansi yang diajukan Pemerintah Kabupaten Bone melalui Surat Bupati Nomor 600/65/BMCKTR pada 10 Maret 2025.
Wabup Andi Akmal diterima langsung oleh Plt Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR BPN, Reny Windiawati, dan Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II, Chriesty Elisabeth Lengkong.
Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, Kadis Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Kabupaten Bone, H Askar, Kadis PMPTSP Kabupaten Bone, Drs Amran, Kabag Hukum Setda Kabupaten Bone, Ramli, serta Fungsionl Penata Ruang Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bone.
Dalam Rakor ini, Wabup Andi Akmal Pasluddin secara khusus menyampaikan pentingnya penyelesaian RDTR Palattae yang akan menjadi kawasan strategis berbasis agroindustri.
“RDTR Palattae adalah kunci pengembangan ekonomi wilayah kami, khususnya dalam mendorong investasi di sektor pertanian terpadu,” tegas mantan anggota DPR RI ini.
Fungsionl Penata Ruang Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bone, Andi Asrijal menjelaskan, paket penyusunan RDTR Palattae dan sekitarnya merupakan Bantuan Teknis (Bantek) Kementerian ATR BPN tahun 2024.
“Sumber penganggarannya melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang,” tuturnya.
Asrijal menambahkan, adapun hasil dari penyusunan RDTR Palattae dan sekitarnya ini nantinya akan ditetapkan sebagai Peraturan Bupati setelah melalui proses Harmonisasi dan pembulatan dari Kanwil Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Sulawesi Selatan.
“Setelah disahkan dan ditetapkan maka Kabupaten Bone telah menyelesaikan dua Perbup RDTR sebagai bentuk dukungan pemerintah kabupaten dalam upaya mempermudah perizinan dan percepatan investasi sebagai tindak lanjut pelaksanaan kebijakan satu peta (one map polisy),” pungkasnya.
Plt Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR BPN, Reny Windiawati, mengapresiasi langkah Pemkab Bone dalam menyusun Rencana Detail Tata Ruang Wilayah.
“Kami apresiasi komitmen Pemkab Bone dalam percepatan penyusunan RDTR. Palattae memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi regional, ungkap Reny Windiawati dalam pertemuan tersebut,” singkatnya. (WRD)






