SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone kembali menghadirkan terobosan kreatif untuk mendekatkan pendidikan pemilih kepada masyarakat.
Lewat program “Grebeg On Air”, KPU Bone bekerja sama dengan salah satu Lembaga Penyiaran Publik menghadirkan obrolan santai namun sarat edukasi setiap Selasa, pukul 09.00–11.00 WITa.
Program ini menjadi bagian dari gerakan Grebeg, sebuah istilah populer di Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM (Sosdiklih Parmas dan SDM) KPU yang diimplementasikan serentak di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Konsepnya adalah sosialisasi terintegrasi antara KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota demi memperkuat kesadaran berdemokrasi masyarakat.
Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Bone, Abd Asis, menegaskan bahwa pendidikan pemilih adalah tanggung jawab bersama.
“Bukan hanya penyelenggara pemilu, tetapi juga partai politik, pemerintah, perguruan tinggi, hingga organisasi masyarakat sipil harus ikut terlibat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa fasilitasi pemilih tidak sebatas memastikan warga tercatat dan menggunakan hak pilihnya secara bebas di TPS. Lebih jauh, tujuannya adalah menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab untuk memilih secara ideal.
Menurutnya, pendidikan pemilih yang berkualitas bisa menjadi benteng dari praktik politik pragmatis seperti politik uang, sekaligus mendorong para kandidat untuk mengedepankan politik gagasan.
KPU Bone berharap, “Grebeg On Air” dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas partisipasi pemilih. Tidak hanya dari segi persentase kehadiran, tetapi juga dari sisi pemahaman masyarakat akan pentingnya berdemokrasi dengan bijak.
Menutup sesi, Abd Asis tersenyum sambil menegaskan:
“Kami menyebutnya ‘Grebeg On Air’ KPU Bone — suara demokrasi dari Bone untuk Indonesia.”singkatnya. (WRD)






