SULTRAKITA.COM, Tinukari – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) PM XII Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menggelar sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) dari air cucian beras di Desa Tinukari, Jumat (8/8). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN yang bertujuan mendukung pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Bertempat di halaman rumah Kepala Desa Tinukari, pelatihan berlangsung dari pukul 16.00 hingga 17.30 WITA dan mengusung tema “Meningkatkan Ketahanan Pangan dengan Menggunakan Pupuk Organik.” Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Irabiah, SH., MH., kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat setempat, termasuk petani dan ibu rumah tangga.
Kepala Desa Tinukari, Hasrawati S.T., membuka acara dengan sambutan hangat, dilanjutkan pemaparan materi oleh tim KKN USN Kolaka. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada teknik sederhana mengolah air cucian beras yang selama ini kerap terbuang menjadi pupuk organik cair yang bermanfaat bagi tanaman.
Materi pelatihan mencakup proses fermentasi, takaran bahan, durasi pengolahan, hingga cara aplikasi POC pada berbagai jenis tanaman. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman tentang manfaat pupuk organik, seperti meningkatkan pertumbuhan tanaman, merangsang pembungaan dan pembuahan, memperbaiki kesuburan tanah, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam sesi diskusi, serta partisipasi aktif dalam praktik langsung pembuatan POC. Mahasiswa berharap teknologi sederhana ini dapat diterapkan secara luas oleh masyarakat untuk menekan biaya produksi pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami ingin masyarakat bisa lebih mandiri dalam mengelola sumber daya yang ada di sekitar mereka,” ujar salah satu anggota tim KKN.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan lokal dan memberdayakan masyarakat desa melalui inovasi pertanian yang berkelanjutan.






