SULTRAKITA.COM, Kolaka – Kawasan industri berbasis Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Kolaka mulai membuka pintu lebar bagi talenta lokal. PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) resmi membuka 15 posisi strategis khusus bagi alumni Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka.
Lowongan yang dibuka pada 12–20 Februari 2026 itu mencakup bidang engineering, operator industri, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), laboratorium, hingga data analytics yang merupakan sektor-sektor vital dalam industri hilirisasi mineral modern.
Langkah ini dinilai bukan sekadar rekrutmen biasa, melainkan sinyal kuat terjadinya link and match antara dunia pendidikan dan industri hilirisasi di kawasan timur Indonesia.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerja Sama, dan Sistem Informasi USN Kolaka, Qammaddin, S.Kom., M.Kom., CITCM., ICEH menegaskan, keterlibatan perusahaan PSN dalam menyerap alumni lokal menunjukkan peningkatan daya saing lulusan daerah di tengah ekosistem industri strategis nasional.
“Kawasan PSN Kolaka tidak hanya menjadi pusat hilirisasi, tetapi juga ruang strategis penguatan SDM lokal. Rekrutmen ini membuktikan bahwa lulusan USN mampu beradaptasi dengan standar industri modern,” ujarnya.
Menurutnya, transformasi kawasan industri di Kolaka harus berjalan seiring dengan transformasi kualitas sumber daya manusia. Karena itu, kampus tidak ingin hanya berhenti pada tahap penyaluran tenaga kerja.
USN Kolaka saat ini tengah menjajaki komunikasi lebih lanjut dengan perusahaan-perusahaan PSN yang beroperasi di wilayah tersebut, termasuk PT IPIP dan HUAYOU International Mining (Hongkong) Limited. Penjajakan itu diarahkan pada peluang program studi lanjut ke luar negeri bagi mahasiswa tingkat akhir dan alumni.
“Kami mendorong skema kolaborasi industri-pendidikan yang tidak berhenti pada penyerapan tenaga kerja, tetapi juga membuka akses beasiswa dan studi lanjutan ke luar negeri guna memperkuat daya saing global SDM Kolaka,” tambahnya.
Jika terealisasi, skema ini akan menjadi model sinergi antara PSN dan perguruan tinggi dalam membangun rantai nilai hilirisasi yang lebih komprehensif, tidak hanya berbasis investasi dan infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kapasitas manusia menuju standar internasional.
Dengan geliat industri yang terus tumbuh, Kolaka kini tak lagi hanya dikenal sebagai daerah penghasil mineral, tetapi juga mulai memantapkan diri sebagai pusat lahirnya talenta industri berdaya saing global. (*)






