SULTRAKITA.COM, JAKARTA — Dr. Syarifuddin Tundreng, S.S., M.Pd. resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka periode 2026–2030 oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., Selasa (18/8/2026).
Pelantikan berlangsung di Gedung D Lantai 10 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Jakarta, bersama sejumlah rektor dan direktur perguruan tinggi negeri di lingkungan kementerian tersebut.
Syarifuddin terpilih sebagai Rektor USN Kolaka melalui Sidang Senat Tertutup Pemilihan Rektor pada 29 Juli 2026. Dalam pemilihan itu, Syarifuddin meraih 21 dari 33 suara, mengungguli dua calon lainnya.
Pelantikan tersebut menjadi awal kepemimpinan Syarifuddin dalam membawa USN Kolaka menjalani periode pengembangan empat tahun ke depan. Sejumlah agenda strategis menanti, mulai dari penguatan tata kelola, peningkatan mutu pendidikan dan penelitian, hingga perluasan kerja sama dengan pemerintah, dunia usaha, industri, dan mitra strategis lainnya.
Sejalan dengan arah kebijakan Kemdiktisaintek, perguruan tinggi dituntut tidak hanya memperkuat tata kelola internal, tetapi juga menghasilkan pendidikan, riset, inovasi, dan pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam berbagai kesempatan pelantikan pimpinan perguruan tinggi negeri, Mendiktisaintek Brian Yuliarto menekankan pentingnya kepemimpinan yang bertanggung jawab, adaptif, dan profesional serta mampu membangun kepercayaan dan menghadirkan perubahan.
Dengan dimulainya periode kepemimpinan 2026–2030, sivitas akademika USN Kolaka berharap kepemimpinan baru mampu menghadirkan terobosan dalam peningkatan mutu akademik, pengembangan sumber daya manusia, riset dan inovasi, layanan kemahasiswaan, digitalisasi, serta penguatan jejaring kerja sama.
Amanah tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan USN Kolaka sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan semakin memberikan manfaat bagi pembangunan daerah serta Indonesia.(*)







