SULTRAKITA.COM, BAUBAU — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau, Laode Darusalam mewakili walikota Baubau resmi membuka Musyawarah Besar (Mubes) I Kerukunan Keluarga Buton Tengah (KK-Buteng) Kota Baubau, Sabtu (26/9).
Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Hadir tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama Buton Tengah dan Kota Baubau, pimpinan organisasi kemasyarakatan, paguyuban, pemuda, serta seluruh keluarga besar KK-Buteng Kota Baubau.
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Mubes perdana ini. Atas nama Pemerintah Kota Baubau, ia mengucapkan selamat dan sukses.
“Mubes ini bukan sekadar momen prosedural untuk memilih kepengurusan baru, tetapi menjadi tonggak sejarah penting untuk mempererat tali silaturahmi sara patanguna dan memperkokoh persatuan warga Buton Tengah yang ada di Kota Baubau,” katanya.
Sekda menegaskan, warga asal Buton Tengah merupakan salah satu populasi paguyuban terbesar yang hidup, tumbuh, dan berkarya di Kota Baubau. Keberadaannya telah memberi warna, menjadi denyut nadi perekonomian, serta berkontribusi nyata di berbagai sektor pembangunan, mulai dari perdagangan, pendidikan, jasa, hingga pemerintahan.
“Kota Baubau adalah rumah kita bersama. Keberagaman latar belakang dan rumpun keluarga yang mendiami kota ini adalah kekayaan terbesar kita,” tegasnya.
Sekda menitipkan tiga harapan: yang pertama Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi.* KK-Buteng diharapkan terus bermitra dengan Pemkot Baubau dalam menyukseskan program pembangunan.
Kedua Menjaga Kedamaian dan Kondusivitas.* Warga Buton Tengah memiliki peran kunci dalam menjaga ketertiban dan toleransi. Dan yang Ketiga Melahirkan Program Kerja yang Konkret.* Kepengurusan yang terpilih harus amanah dan programnya berdampak bagi kemajuan Kota Baubau.
Prosesi pembukaan ditandai pemukulan gong oleh Sekda didampingi 7 tokoh masyarakat Buton Tengah, dilanjutkan pemukulan gong oleh perwakilan kecamatan se-Buton Tengah.
“Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, Mubes I KK-Buteng resmi dibuka,” ucapnya.
Sementara itu Ketua Panitia Mubes I, Nurman, SE., M.Si., mengatakan Mubes ini lahir dari buah pemikiran dan kegelisahan tokoh-tokoh masyarakat Buton Tengah di Kota Baubau maupun yang di Kabupaten Buton Tengah.
“Ini atas dasar kegelisahan tokoh masyarakat yang melihat masyarakat buteng belum mempunyai kerukunan, olehnya itu kami dari generasi muda mewujudkan kegelisahan itu” ungkap Nurman dihadapan ratusan Peserta Mubes. Sabtu 26/9/2026
Dengan mengusung Teman “Dha Seonu Fekihi Soo Kaetano Liwu ( Satu Kebaikan Untuk Kebaikan Negeri) merupakan langkah tepat yang panitia angkat
“Jadi maknanya adalah Satukan Pemikiran ,Ide dan gagasan demi kemaslahatan bangsa” jelasnya
Ia menjelaskan empat tujuan Mubes: mempererat silaturahmi, konsolidasi organisasi, memilih Ketua dan pengurus periode 2026-2029, serta menyusun program kerja lima tahun ke depan.
Mubes diikuti sekitar 350 orang delegasi perwakilan dari 7 kecamatan dan masyarakat se-Buton Tengah yang berdomisili di Kota Baubau. Panitia berjumlah 25 orang.
Terkait pendanaan, kegiatan ini murni dari swadaya pengurus dan sumbangan sukarela donatur tanpa pungutan mengikat. (*)






