Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 29 Jan 2026 23:26

Banjir Rendam Jalan dan Pemukiman, Lumpuhkan Sejumlah Titik di Baubau


Banjir Rendam Jalan dan Pemukiman, Lumpuhkan Sejumlah Titik di Baubau Perbesar

SULTRAKITA.COM, BAUBAU — Hujan deras yang turun sejak pagi hingga malam membuat sejumlah titik di Kota Baubau lumpuh akibat banjir, Rabu (28/01). Genangan air dilaporkan mencapai setinggi paha orang dewasa, menghambat aktivitas warga dan arus lalu lintas di beberapa ruas jalan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir terlihat cukup parah di sejumlah lokasi, antara lain depan SMA 2 Baubau, kawasan Tugu Kirab, Kelurahan Bataraguru dan Tomba, kawasan Pasar Nugraha, serta kawasan Palatiga. Di beberapa titik, air menggenang cukup lama dan membuat kendaraan sulit melintas.

Sejumlah warga menyebut banjir dipicu oleh persoalan drainase. Menurut Yusmi Julitatuan warga Palatiga, banjir yang terjadi di wilayahnya diduga karena penyumbatan drainase di sekitar permukiman.

Sementara itu, Ansal, warga Bataraguru, menyampaikan dugaan berbeda terkait penyebab banjir di wilayahnya. Menurutnya, banjir di Bataraguru dipicu oleh drainase yang belum lama dibangun di persimpangan Lorong Pecek menuju Tanah Abang.

Ansal menilai arah aliran drainase tersebut mengarah ke pemukiman warga, termasuk yang berada di area Gunung Nona, sehingga air masuk ke kawasan hunian.

Baca juga :   Disdukcapil Bone Sasar 30.484 Perekaman E KTP Pemilih Pemula

Keluhan senada juga muncul dari warga Kecamatan Betoambari. Melalui unggahan media sosial, Nabila Putri menyesalkan banjir yang menurutnya terjadi berulang setiap tahun. Ia mempertanyakan penanganan yang dianggap belum tuntas.

“Banjir ini tiap tahun terjadi, tapi kenapa tidak ada penanganan soal ini,” tulisnya dalam unggahan yang beredar.

Hingga Rabu malam, hujan masih dilaporkan turun di sejumlah wilayah, sementara warga di lokasi terdampak berupaya menghindari genangan dan memindahkan barang-barang ke tempat lebih aman.

Sejumlah pengguna jalan juga memilih memperlambat laju kendaraan atau mencari jalur alternatif untuk menghindari titik banjir yang lebih dalam.

Peristiwa ini kembali menyoroti kondisi drainase dan daya tampung saluran air di sejumlah kawasan Kota Baubau, terutama pada titik-titik yang kerap tergenang saat hujan dengan intensitas tinggi. (FRM)

Artikel ini telah dibaca 48 kali

Baca Lainnya

ANTAM Dorong Promosi Produk Lokal dan Pemberdayaan UMKM pada Pameran Dekranas

12 Juli 2026 - 20:40

KKN Mahasiswa USN Kolaka, Hadirkan Program Berbasis SDGs

12 Juli 2026 - 18:50

ANTAM Serahkan TPS3R dan Mesin Pirolisis, Perkuat Pengelolaan Sampah di Pomalaa

11 Juli 2026 - 23:01

Melestarikan Tradisi, Menciptakan Peluang: PT Vale Promosi Produk UMKM Binaan di Perayaan HKG PKK Nasio

11 Juli 2026 - 19:14

Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas

9 Juli 2026 - 10:35

FKIP USN Kolaka Gelar FGD Finalisasi Pendirian Program Studi PPG

8 Juli 2026 - 12:59

Trending di Berita Utama