Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 24 Jul 2024 17:30

Bawaslu Bone Patroli Kawal Hak Pilih di 27 Kecamatan


 Bawaslu Bone Patroli Kawal Hak Pilih di 27 Kecamatan Perbesar

SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bone menggelar Patroli Kawal Hak Pilih dalam rangka Pilkada Serentak 2024.

Patroli digelar selama Empat hari mulai Jumat 19 Juli di Kecamatan Tanete Riattang diikuti Pimpinan Bawaslu Bone beserta staf Sekretariat Bawaslu Bone. Bawaslu Bone juga membuka Posko Pengaduan Kawal Hak Pilih yang berpusat di Kantor Bawaslu Bone.

Adapun fokus Patroli Kawal Hak Pilih antara lain jumlah pemilih baru, jumlah potensi pemilih baru, jumlah pemilih tidak memenuhi syarat, jumlah DP4 yang dilakukan pencocokan dan penelian (Coklit) Pantarlih, saran perbaikan yang disampaikan oleh Panwascam, jumlah temuan atau laporan, serta jumlah imbauan yang dikeluarkan selama masa pencoklitan.

Ketua Bawaslu Bone, Alwi menyampaikan patroli dilakukan sebagai bentuk pengawalan atas saran perbaikan yang telah disampaikan kepada Pantarlih KPU Bone.

“Bawaslu berkomitmen agar saran perbaikan yang telah disampaikan jajaran pengawas ditindaklanjuti oleh PPK/PPS/Pantarlih dalam tahapan pemutakhiran data ini” kata Alwi.

Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Rohzali berharap agar seluruh masyarakat telah di coklit, sebab proses pencoklitan telah berakhir hari ini (Rabu, 24/7).

Baca juga :  Pagi Ini 250 Orang Lakukan Pemilihan di Kantor KPU Bone

“Pencoklitan yang dilakukan oleh Pantarlih berakhir pada 24 Juli 2024. Harapan kami, semua masyarakat telah dicoklit agar tidak ada yang hilang hak pilihnya” jelas Rohzali.

Senada, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Aris menyampaikan, meskipun pencoklitan telah berakhir, namun masyarakat dapat melaporkan kendala pencoklitan kepada Bawaslu Bone.

“Segera laporkan ke Posko Kawal Hak Pilih di Kantor Bawaslu Kabupaten Bone dan Kantor Panwaslu Kecamatan setempat atau Pengawas Kelurahan dan Desa yang ada di daerah masing- masing” tutup Aris.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Sulsel Abdul Malik meminta Anggota Bawaslu Bone dan Panwascam agar selalu memperhatikan regulasi yang mengatur tahapan pemutakhiran data pemilih, baik Perbawaslu, PKPU, surat edaran, petunjuk teknis, dan regulasi lainnya.

“Bekal kita jajaran pengawas dalam melaksanakan tugas-tugas pengawasan dalam tahapan pemutkahiran data ini ada regulasi yang telah mengatur. Jika dalam pengawasan kita terdapat laporan atau temuan dugaan pelanggaran, harus diproses sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ungkapnya. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 197 kali

Baca Lainnya

ANTAM UBPN Kolaka Raih The Sustainable Spark Award 2026, Reklamasi 451 Hektare dan Tanam 501 Ribu Pohon

31 Oktober 2026 - 19:08

FKIP USN Kolaka Gandeng SMAN 1 Lalolae, Perkuat Kompetensi Guru Terapkan Pembelajaran Mendalam

31 Oktober 2026 - 18:11

Vale Indonesia IGP Pomalaa Perluas Keterlibatan Vendor Lokal

31 Oktober 2026 - 12:12

IBCA MMA Sultra Optimistis Hadapi Porprov 2026 di Kendari

31 Oktober 2026 - 08:12

Pendapatan PT Vale Melonjak 27 Persen, Tembus AS$896 Juta hingga September 2026

30 Oktober 2026 - 09:09

USN Kolaka Gandeng PT PKSS, Jembatani Alumni Berkarier di Bank BRI

29 Oktober 2026 - 13:57

Trending di Berita Utama